Wisata Klaten Candi Plaosan, Candi Kembar yang Menakjubkan

Daerah sekitar Kalasan dan Prambanan merupakan kawasan yang terkenal dengan wisata sejarahnya, dimana disana terdapat banyak Candi dan situs budaya warisan dari para leluhur. Sebelum digalakkannya sektor pariwisata daerah ini hanya terkenal dengan Candi Prambanannya saja masih banyak yang belum tahu akan candi-candi lainnya yang berada disekitar situ.

Padahal jika sobat traveler mengexplore lebih jauh terdapat beberapa candi berdiri kokoh dengan segala keindahan dan cerita sejarahnya yang menarik untuk dipelajari juga. Apalagi dalam sektor pariwisata pasti tidak lepas dengan yang namanya sejarah.

Sejarah dan Asal-Usul Candi

Sebelum sobat traveler pergi ke sini alangkah baik untuk mengetahui sejarah dan asal usul bagaimana berdirinya Candi Plaosan ini supaya nanti ketika mengunjungi tidak hanya melihat-lihat relief dan candinya saja tetapi juga paham tentang seluk beluknya.

Ada cerita menarik dibalik dibangunnya Candi Plaosan. Candi ini dibangun Rakai Pikatan yang beragama hindu untuk permaisurinya Pramodyawardani yang memeluk agama Buddha. Candi Plaosan menjadi bukti nyata bahwa kekuatan cinta dapat mempersatukan sekat perbedaan. Yang dimana sejak awal kedua keluarga tidak setuju atas hubungan yang dijalin oleh keduanya. Hinga mereka pun mencoba berbagai macam cara supaya hubungannya mendapat restu dari keluarganya. Kekuatan cinta yang begitu kuat akhirnya meluluhkan hati kedua keluarga dan merestui hubungannya.

Karena peristiwa tersebut banyak orang menganggap bila ada pasangan yang berkunjung kesana maka hubungan yang sedang dijalinnya akan langgeng sama seperti kisah sejarahnya

Mengunjungi Candi Plaosan tidak hanya mengajarkan tentang kekuatan cinta namun juga mengajarkan kepada kita semua tentang makna toleransi antar umat beragama.

Perbedaan bukanlah menjadi halangan untuk melenyapkan cinta yang sudah tumbuh. Akan tetapi justru cintalah yang seharusnya menjadi alat untuk menyatukan perbedaan. Mungkin prinsip tersebutlah yang dipegang oleh Rakaipikatan yang akhirnya memutuskan untuk membangun sebuah candi yang megah nan cantik untuk sosok yang dicintainya, Pramordyawardani.

Sejatinya Rakaipikatan yang berasal dari dinasti Syailendra yang notabene merupakan pemeluk agama hindu. Akan tetapi karena besar cintanya kepada istrinya yang seorang pemeluk agama Budha, ia membangun tempat pemujaan berupa candi budha dengan campuran arsitektur hindu.

Berdasarkan catatan sejarah, komplek Candi Plaosan dibangun pada pertengahan abad 9 Masehi. Komplek candi ini dibagi menjadi 2 tempay yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Keduanya sama sama mempunyai halaman berbentuk segiempat yang dikelilingi dengan dinding tempat semedi berbentuk gardu dan arca. Karena kesamaannya tersebut banyak orang menyebutnya dengan istilah candi kembar.

Dari ukiran relief diantara dua candi induk dapat kalian lihat bagaimana Rakaipikatan mengungkapkan perasaan cintanya kepada Pramordyawardani. Relief candi sebelah selatan menggambarkan sosok laki laki kono yang diartikan sebagai bentuk kekaguman Pramordyawadani kepada Rakaipikatan sedangkan disisi sebelah utara terdapat relief yang menggambarkan sosok perempuan yang diartikan sebagai luapan cinta Rakai Pikatan kepada istrinya.

Aktivitas yang Bisa dilakukan di Candi Plaosan

Temple Running

Kamu hobi joging ? mungkin sobat traveler bisa mencoba sensasi baru joging sambil menikmati keindahan relief candi. Halamannya yang cukup luas membuat kamu bisa joging sesukanya. Kamu bahkan bisa lari-lari kecil disekitar reruntuhan bangunan yang ada dikawasan sekitar komplek Candi Plaosan.

Akan lebih asik lagi jika kamu melakukan temple running dari candi ke candi. Rute yang kamu ambil bisa dari Candi Prambanan, kemudian Candi Sewu, Candi Sojiwan, dan finish di Candi Plaosan. Lokasinya yang cukup berdekatan dan alam nya yang masih asri membuat lari lari mu menjadi lebih meyenangkan.

Sunset & Sunrise

Bagi kalian yang suka berburu sunset atau sunrise, maka Candi Plaosan bisa menjadi tempat pilihan untuk menikmati sunset/sunrise. Lokasi candi yang berada ditengah tengah hamparan sawah membuat pandangan mata bisa melihat tenggelamnya sang fajar tanpa adanya penghalang yang menghalangi. Kamu memang tidak bisa nyunset didalam kawasan komplek Candi Plaosan namun menikmati dari luar komplek juga tidak kalah bagus pemandangannya.

Langit yang diguyur warna-warna cantik saat pagi dan sore serta bulatan mentari yang merangkak naik atau tenggelam akan terlihat sangat mempesona. Siluet Candi Plaosan pun menambah istimewa suasana.

Photo Hunting

Meskti letaknya berdekatan dengan Candi Prambanan masih banyak orang yang belum mengetahui akan adanya Candi Plaosan sehingga masih terbilang sepi pengunjung. Namun justru itulah yang menarik, dengan pengunjung yang tidak terlalu ramai sobat traveler bisa sesuka hati hunting photo tanpa adanya gangguan. Suasananya yang sepi membuat tempat ini sering digunanakan untuk lokasi photo session

Banyak pasangan yang hendak menikah menjadikan Candi Plaosan sebagai lokasi photo preweddingnya. Ada juga yang menggunakannya sebagai lokasi pemotretan foto model, album kenangan sekolah, hingga lokasi pembuatan video klip. Area candi yang cukup luas dan tanah lapang dengan rerumputan hijau menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Bersepeda

Bagi kamu yang hobi bersepeda kalian juga bisa bersepeda di kawasan Candi Plaosan. Candi Plaosan juga seringkali digunakan para bikers sebagai tempat bersepeda. Kalian bisa memulai perjalananmu dari sore atau pagi hari dari kota Jogja. Rute yang bisa kamu lalui yaitu Selokan mataram, kemudian masuk ke perkampungan dan area persawahan. Jalanan yang datar dan dipenuhi dengan pemandangan hijau membuat suasana menjadi lebih syahdu.

Kamu juga bisa melakukan tour de temple yakni menyusuri candi candi yang berada satu garis dengan Candi Plaosan seperti Candi Sambisari, Candi Sari, Candi Sewu, dan berakhir Candi Plaosan. Percayalah dengan melakukan aktivitas tersebut akan membuatmu mendapatkan pengalaman yang baru dan seru.

Lokasi dan Akses Candi Plaosan

Dilihat dari letak geografisnya Candi Plaosan berada di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Prambanan, Jawa Tengah. Letaknya berbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dengan provinsi Jawa Tengah. Namun karena lokasinya yang berdekatan dengan Candi Prambanan dan tidak jauh dari Yogyakarta maka orang orang menganggap Candi Plaosan masih masuk kedalam wilayah DIY.

Untuk menuju kesana kalian bisa menggunakan kendaraan pribadi sebab tidak ada akses kendaraan umum untuk menuju kesana. Rutenya cukup mudah, kalian tinggal susuri jalan Jogja – Solo sampai tiba dikawasan komplek Candi Prambanan. Sesampai di perempatan jalan menuju pintu masuk Candi Prambanan silahkan belok ke utara dan ikuti jalan tersebut sampai menemukan Candi Plaosannya.

Jika memang tidak ada kendaraan pribadi kalian bisa menggunakan bus jurusan Jogja – Solo dan turun di terminal Prambanan atau Transjogja rute 1A/2A dan turun dihalte Prambanan. Dari situ kalian bisa menggunakan ojek online untuk bisa sampai ke Candi Plaosan.

Harga Tiket : 3000
Jam Operasional : Setiap Hari Pukul 09.00 – 17.00 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *