Makanan Khas Bandung yang Wajib Kamu Coba Kalau Lagi Liburan di Bandung

Bandung adalah Ibukota provinsi Jawa Barat, Indonesia yang memiliki nama legendaris yaitu Kota Kembang. Kembang secara harafiah artinya bunga dalam Bahasa Indonesia. Makna dari Bandung Kota Kembang atau Bandung Kota Bunga adalah keindahan yang luar biasa dengan hiasan bunga yang tumbuh subur sekaligus Bandung merupakan kota yang terkenal dengan hawa dan suasananya yang sejuk dan dingin karena dikelilingi oleh pegunungan sehingga bentuknya seperti mangkok raksasa.

Kota Bandung ini terletak di tengah-tengah provinsi Jawa Barat. Hal ini menjadikan Bandung sebagai salah satu kota tujuan wisata yang memiliki keindahan kota, iklimnya, kecantikan dan keramah tamahan mojang priangan (gadis daerah), juga kreatifitas penduduk yang tinggi, menjadikan Bandung mempunyai citra dan tradisi tersendiri. 

Bandung semakin lama menjadi kota yang perkembangannya semakin pesat dan meluas. Bandung memiliki fungsi kota, yaitu sebagai kota pemerintahan, kebudayaan, pariwisata, perdagangan, industri dan kota jasa. Ini menjadikan kota Bandung sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat yang menjadikan kota ini sangat potensial bagi para pelaku bisnis untuk mengembangkan suatu bentuk usaha. Seperti yang kita ketahui Bandung adalah tempat bagi mereka yang mencari sensasi belanja, juga menilai kepuasan dalam melewati kehidupan sosial, keluarga, dan kebersamaan.

Berdasarkan budaya dan tata letaknya, Bandung menjadi surga hiburan yang menawarkan berbagai keistimewaan dalam hal apa saja. Banyaknya destinasi wisata kota Bandung membuat kota ini menjadi salah satu kota wisata yang wajib untuk dikunjungi, bukan hanya tempat wisata yang disajikan namun ada berbagai makanan khas yang dapat kamu temui di kota ini untuk menghiasi perjalanan wisata kamu. Berikut ulasan mengenai makanan khas Bandung yang wajib kamu coba.

Seblak

seblak bandung

Makanan khas Bandung, khususnya Jawa Barat ini adalah makanan alternatif kaum masyarakat ekonomi lemah sebagai pengganti jajanan namun seiring bergantinya zaman makanan ini bisa dinikmati oleh siapa saja yang mana makanan khas Bandung ini bercita rasa gurih dan pedas yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran, telur, olahan daging dan dimasak dengan bumbu tertentu bahkan sekarang memiliki beberapa variasi baik rasa maupun bahan tambahan juga kemasan.

Seblak menjadi makanan khas Bandung yang wajib dicoba karena memiliki cita rasa yang khas apalagi jika dimakan pada saat cuaca dingin dengan rasa gurih dan pedas membuat makanan itu enak di santap. Seblak juga memiliki 2 jenis yaitu, seblak kering yang kerupuknya langsung digoreng bersamaan dengan bumbu halus hingga merekah sedangkan seblak basah kerupuk yang akan dimasak direndam dan direbus terlebih dahulu sampai lembek kemudian memasukan bahan-bahan yang lainnya. Kamu bisa langsung mengunjungi Seblak Jebred di Bandung dengan harga mulai RP.12.000 per porsi dan tambahan toppingnya dimulai dengan harga Rp.3.000 hingga Rp.4.000.

Mie Kocok

Mie Kocok

Mie kocok merupakan salah satu kuliner yang melegenda di kota Bandung sejak tahun 1958. Kuliner ini bisa dirasakan oleh siapa saja dengan cita rasa nusantara yang khas dengan bahan mie kuning lalu ditambah kuah kaldu sapi kental, irisan kikil atau kaki sapi, tauge, baso, dan ditaburi irisan seledri, daun bawang, dan bawang goreng. Mie kuning yang digunakan yaitu mie berbentuk gepeng dengan tekstur halus.

Pemberian nama mie kocok dikarenakan proses pembuatannya, yaitu dengan mengocok-ngocok mie dengan tauge dalam wadah logam bolong-bolong bergagang sambil dicelupkan ke dalam air panas sampai layu. Bagi kamu yang berlibur ke Bandung wajib banget datang ke Mie Kocok Mang Dadeng yang menyajikan berbagai bumbu spesial dengan 27 macam bumbu rempah yang membuat mie kocok mang dadeng ngehits di kalangan pecinta kuliner tradisional dengan harga Rp.23.000 per porsi kamu sudah bisa merasakan kelezatan makanan khas Bandung ini.

Batagor 

Batagor

Batagor atau Bakso Tahu Goreng yang bahannya yaitu adonan ikan tenggiri dan tepung tapioka yang menjadi bakso  lalu digoreng dan tak lupa juga tahunya digoreng ini adalah salah satu makanan khas bandung yang populer di berbagai kalangan. Menu pendukung batagor yaitu bumbu kacang , sambal, kecap manis dan air perasan jeruk nipis sebagi pelengkap sesuai selera. 

Batagor yang awalnya ini tidak disengaja oleh seorang penjual bakso keliling di Bandung pada sekitar tahun 1973 karena jualannya tidak habis maka timbulah ide untuk mengelola dengan cara digoreng agar tidak basi serta dibagi ke tetangga-tetangga. Tidak disanggka ide tersebut membawa rezeki bagi pak Ichsan yang menjadi pionir batagor.

Hingga sekarang batagor banyak diminati orang-orang dan terjual di penjuru indonesia bahkan di luar negeri. Untuk kamu yang ingin mencoba batagor dengan hasil resep dari sang pionir kamu bisa mengunjungi Batagor Haji Ichsan yang harganya dimulai dari Rp.2.500 hingga Rp.7.000 per buahnya. Pusatnya ada di Jalan Bojongloa dan kamu juga bisa menemukan di cabang yang lainnya.

Karedok

karedok bandung

Karedok adalah makanan khas Bandung yang namanya berasal dari nama desa yang juga bernama Karedok, masakan ini memiliki ciri khas dan unik karena semua sayuran dalam keadaan segar tanpa ada proses pemasakan sehingga kandungan gizi dan seratnya sangat padat, bahan-bahan yang digunakan yaitu sayuran mentah antara lain taoge, kol, kacang pancang, mentimun, ubi, terong dan kemangi.

Untuk sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari kacang tanah, cabai merah, kencur, bawang putih, gula jawa, air asam, terasi, dan garam. Dalam penyajiannya karedok ditambahkan dengan kerupuk diatasnya.

Jika kamu tertarik mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menyehatkan di Bandung. Kamu bisa mendapatkan karedok di Warung Lotek Buah Batu Herry Thea, Menu karedok di warung ini bisa disantap dengan nasi atau lontong dengan harga Rp.27.000 per porsi.

Surabi

Surabi bandung

Surabi adalah salah satu camilan tradisional yang seiring berkembangnya zaman memiliki beragam rasa dengan topping dan tampilan yang imut menjadikan camilan ini paling hits di Bandung. Dengan berbahan dasar tepung beras, tepung terigu, dan santan kelapa.

Surabi di masak menggunakan tungku sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang khas. Awalnya surabi mempunyai dua jenis yaitu surabi manis dengan menggunakan kinca atau gula aren dan surabi asin pedas yang ditaburi oncom diatasnya. 

Sekarang surabi bukan hanya camilan tradisional melainkan menjadi makanan khas yang banyak dinikmati wisatawan apalagi dengan cuaca dingin Bandung pada malam hari, pengunjung bisa merasakan kehangatan surabi yang baru dimasak dengan tungku dan melihat pemandangan malam di kota Bandung, untuk kamu wajib mencoba Surabi Cipahit yang berdiri sejak 1991 oleh salah satu pioner surabi di Bandung. Di mulai dengan harga Rp.2.000 per biji.

Nasi Tutug Oncom

Nasi Tutug Oncom

Nasi tutug oncom adalah makanan khas nusantara yang melegenda. Kuliner asli khas Jawa Barat ini merupakan perpaduan nasi hangat yang ditumbuk dan dicampur dengan oncom bakar disajikan dengan lalapan, ikan asin goreng, irisan telur dadar, sambal terasi serta tambahan sedikit bawang goreng. Nasi tutug oncom atau disingkat menjadi nasi TO adalah nasi yang dulunya identik dengan makanan orang miskin namun seiring berkembangnya zaman makanan khas Bandung ini bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

Hampir sebagian besar rumah makan khas Sunda menyediakan nasi TO dengan berbagai varian, bukan hanya menu telur dadar atau ikan asin dan sambal. Kini nasi TO bisa dicampur dengan ayam goreng atau ayam bakar. Kamu bisa mendapatkan sensasi yang luar biasa untuk makanan khas ini di Nasi Tutug Oncom Bi Kokom daerah Lengkong dimulai dengan harga Rp.8.000 hingga Rp.25.000 tergantung lauk yang kamu pilih.

Peuyeum

peuyeum bandung

Makanan khas satu ini sangat mudah ditemui disepanjang jalan kota kembang. Peyeum yang berupa singkong utuh serupa tape namun tidak dipotong-potong seperti tape lainnya tergolong makanan yang unik karena memiliki perbedaan cara pembuatan dengan tape singkong, bukan hanya unik Peuyeum juga lebih tahan lama dan tidak terlalu berair seperti tape pada umumnya dan rasanya juga tidak terlalu manis.

Makanan khas ini awalnya banyak dihasilkan dari daerah Cipeyeum yang akhirnya disingkat dengan sebutan Peuyeum. Peuyem yang sering disebut juga tape gantung karena bersifat lebih keras ini menjadi makananan cemilan yang dinikmati pengunjunng untuk dijadikan oleh-oleh. Jika kamu berkunjung ke Bandung wajib banget untuk langsung ke sentarlnya di Desa Citatah dengan harga RP.15.000 per kilogram kamu sudah bisa membawa oleh-oleh untuk orang tersayang.

Pisang Bolen 

Pisang Bolen

Pisang bolen adalah makanan khas bandung yang wajib untuk dijadikan oleh-oleh dikarenanan makanan khas ini telah melegenda dengan rasa gurih dan nikmat membuat camilan ini diminati banyak orang. Perpaduan tekstur yang lembut dengan isian pisang yang manis lalu ditambahkan dengan cokelat maupun keju di dalamnya membuat makanan ini kerap dijadikan oleh-oleh khas kota kembang.

Asal-usul nama bolen itu sendiri diambil dari bentuk kue yang menyerupai truk pengaduk semen, yaitu truk bolen. Pisang bolen ini merupakan inovasi dari pemilik tokoh kue KARTIKA SARI yaitu Ratnawati Purnomo yang mulai diperkenalkan pada tahun 1984, beliau membuat pisang bolen dengan adonan kulit pastry yang nikmat dan sekarang camilan ini memiliki banyak pilihan rasa mulai dari kacang hijau hingga peuyeum. Jangan lupa mengunjungi tempat ini kalau ke Bandung, mulai dengan harga Rp.47.000 per kotak kamu sudah bisa merasakan kelezatan Pisang Bolen khas Bandung.

Tahu Susu Bandung

Tahu Susu Bandung

Tahu susu Bandung atau yang disebut tahu susu Lembang Bandung ini juga menjadi salah satu makanan khas Jawa Barat yang wajib dijadikan oleh-oleh ketika berkunjung ke Jawa Barat. Tahu susu Lembang ini berbeda dengan tahu-tahu lainnya. Jika tahu biasa dibuat dari kedelai dan bahan yang lain maka Tahu Lembang ini terbuat dari susu sapi dan dicampur dengan bahan dasar yaitu kedelai dan mentega sehingga rasanya semakin gurih dan nikmat. 

Tempat penjualan tahu susu Lembang ini memiliki tempat yang unik karena menyerupai sebuah POM Bensin yakni menjadi POM Tahu. POM Tahu ini dibangun oleh seorang pengusaha Bandung yaitu Ferry Tristianto.

Selain sebagai tempat penjualan, POM Tahu ini juga menyajikan proses pembuatan Tahu Susu Lembang Mentah yang langsung di pabriknya untuk dilihat pengunjung atau bahkan membeli Tahu Susu Lembang Mentah. Untuk kamu yang ingin mencoba makanan khas Bandung ini bisa langsung ke pabriknya POM Tahu di Lembang dimulai dengan harga Rp.25.000 kamu sudah mendapatkan satu pak Tahu susu Bandung untuk dijadikan oleh-oleh.

Colenak

colenak khas bandung

Colenak atau sebutan lainnya Tape bakar adalah camilan khas Bandung yang disantap dengan serutan kelapa yang dicocolkan dengan gula jawa cair. Colenak yang juga berarti “dicocol enak” ini menjadi makanan yang wajib kamu coba jika berlibur ke Bandung. Colenak ini berbahan dasar peuyeum namun dibakar dan diberikan bahan lainnya. 

Hangatnya Colenak yang telah dibakar sangat cocok dengan cuaca dingin di Bandung, maka dari itu camilan ini banyak dinikmati orang dari berbagai kalangan untuk menemani dinginnya kota Bandung dan Bogor.

Berawal dari Aki Murdi pada tahun 1930 yang merintis makanan tradisional Peuyeum yang dibakar kemudian dicocol dengan gula jawa, menjadikan camilan ini dikenal banyak orang hingga sekarang dan penerusnya pun berinovasi menyajikan Colenak dengan tambahan varian yaitu rasa durian dan nangka.

Untuk kamu yang sedang berlibur di Bandung jangan lupa mengunjungi Colenak Murdi Putra yang menjadi pionir camilan khas Bandung ini, dengan harga Rp.10.000 per porsi kamu sudah bisa merasakan kelezatan Colenak.

Gepuk

Gepuk khas bandung

Bagi kamu yang menyukai daging sapi sangat cocok untuk mencoba makanan khas Bandung ini yaitu Gepuk atau juga disebut dengan Empal Gepuk. Makanan khas Sunda ini terasa gurih dan sedikit manis karenan bahan-bahannya. Gepuk dimasak dengan setengah matang kemudian di gepuk atau dipukul-pukul  hingga empuk. Setelah daging empuk, gepuk direndam kedalam bumbu yang dicampur dengan santan lalu direbus hingga santan menyusut.

Jika ingin disajikan maka gorenglah gepuk dengan sedikit minyak hingga kecokelatan dan kemudian diangkat. Jangan lupa tambahkan nasi hangat dan sambel untuk bahan tambahan ketika ingin menyantap gepuk.

Kata Gepuk diperoleh dari cara pembuatannya yaitu dengan pemukulan secara berulang kepada daging sapi hingga tekstur daging menjadi empuk. Seiring berjalannya waktu Gepuk bukan hanya menggunakan daging sapi saja, namun sekarang masakan Gepuk ada yang terbuat dari daging ayam, daging kambing, bahkan tempe juga dibuat menjadi Gepuk.

Tunggu apa lagi, kamu bisa mengunjungi Gepuk NY. Ong yang menjadi tempat terbaik untuk mencoba makanan khas satu ini, dimulai dari harga Rp.18.000 per porsi kamu sudah bisa merasakan cita rasa khas Jawa Barat.

Nasi Timbel

Nasi Timbel

Nasi timbel atau nama lainnya nasi yang dibungkus dengan daun pisang ini memiliki cita rasa khas tradisional yang mendunia. Nasi Timbel berbeda dengan nasi pada umumnya karena berbeda dalam cara penyajiannya, disebut timbel karena bersembunyi, bersembunyi didalam daun pisang dan itu menjadikan nasi Timbel mempunyai aroma yang khas. Jika kamu ingin menyantap nasi Timbel ini kamu bisa menambahkan daging atau ikan, tahu, tempe, dan tak lupa sambal dan lalapan yang menambah kelezatan makanan khas Bandung ini.

Kini nasi Timbel disajikan dengan suguhan yang apik dan kamu bisa menemukannya di Rumah makan bahkan restoran dan hotel di Bandung. Makanan yang banyak dinikmati wisatawan ini wajib kamu coba, karena belum ke Bandung kalau kamu belum mencicipi makanan khas Bandung ini, kamu bisa langsung ke Nasi Timbel Bawean yang sudah berdiri sejak 1985.

Disini kamu bisa memilih varian nasi Timbelnya, nasi Timbel putih atau merah. Selain itu disini juga memiliki pilihan lauk yang melimpah. Harga untuk satu porsi nasi timbel dimulai dari Rp.4.000 sedangkan untuk lauknya mulai dari Rp.1.000 hingga Rp.15.000

Ulukutek Leunca

Ulukutek Leunca

Makanan khas satu ini memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita mulai dari kandungan karbohidrat, kalori, dan vitamin. Makanan khas Jawa Barat yang berbahan dasar Oncom ini disajikan dengan hangat dan dilengkapi sambal terasi. Nama uluketek sendiri berasal dari cara pembuatannya yaitu diulek, ditumbuk, dan diaduk.

Uluketek Leunca ini memiliki cita rasa yang khas dengan rasa gurih, manis, dan asam. Hal lain yang menjadi ciri khas dari makanan ini adalah Leunca atau ranti yang ditumis dan dicampur dengan bahan dasar dan menghasilkan cita rasa yang menggugah selera.

Makanan ini bisa ditemukan  di Rumah makan khas Sunda dan dimana saja, bagi kamu yang suka dengan sensasi tersendiri jika mencicipi makanan khas tradisonal sangat direkomendasikan untuk mencoba Uluketek Leunca ini, dimulai dengan harga Rp.10.000 per porsi kamu sudah bisa menikmati kelezatan makanan  bergizi ini.

Bandros

Bandros

Camilan khas bandung ini hampir mirip dengan kue Pukis karena dicetak dengan cetakan yang sama namun menggunakan bahan yang berbeda. Bandros terbuat dari campuran tepung beras, santan, daun suji dan parutan kelapa, biasanya Bandros dihidangkan dengan taburan gula pasir namun camilan ini memiliki dua jenis yaitu asin dan manis, untuk cita rasa asin berarti tidak menggunakan taburan gula pasir. Camilan inipun sekarang berkembang dan menyajikan varian yang beragam. 

Bandros sangat cocok jika dihindangkan bersama kopi atau teh saat sore hari, menjadi makanan yang bisa dibeli oleh siapa saja, Bandros banyak digemari masyarakat. Camilan ini bisa ditemukan dimana saja, tapi jika kamu ingin mencoba Bandros dengan pilihan varian yang berbeda kamu bisa mengunjungi Bandros Cowboy Cisangkuy, nama tempatnya saja sudah unik apalagi cara penyajiannya akan ada  banyak rasa yang ditawarkan. Jadi jangan lupa kesini untuk mendapatkan Bandros makanan khas Bandung yang sudah di diinovasikan. Dimulai dari harga Rp.8.000 hingga Rp.45.000 per porsi tergantung dengan pilihan rasa yang ingin kamu beli.

Wajit

Wajit

Wajit menjadi salah satu camilan yang direkomendasikan karena cukup populer untuk dijadikan oleh-oleh, Wajit yang berasal dari Cililin ini dikenal dengan Wajit Cililin. Camilan yang terbuat dari gula aren, beras ketan, kelapa dan vanili ini memiliki cita rasa yang khas dengan dibungkus daun jagung yang sudah kering dan bentuknya agak mengerucut membuat camilan ini menarik. Wajit yang awalnya hanya diperuntukkan kaum bangsawan pada zaman dahulu kini sudah bisa dirasakan oleh semua kalangan. 

Wajit yang proses pembuatannya tergolong sederhana dan tradisional menjadikan ini ciri khasnya dengan tekstur yang agak keras diluar dan lembut didalamnya membuat Wajit cocok untuk dihidangkan bersama teh tawar, agar tidak terlalu manis jika dimakan bersamaan dengan Wajit Cililin. Camilan ini bisa kamu temukan di sentra pembuatan Wajit Cililin, Bandung Barat, bukan hanya bisa membeli atau menikmatinya tetapi kamu juga bisa melihat proses pembuatannya. Kamu bisa membeli Wajit Cililin dengan harga Rp.15.000 per bungkus.

Cuanki 

Cuanki

Makanan khas Bandung ini sekilas mirip dengan Bakso, namun bahan-bahan yang digunakan Cuanki lebih banyak yaitu, aci, bakso, bakso goreng, siomay, pangsit goreng, dan pangsit rebus dengan tambahan irisan daun bawang dan kuah beningan. Cuanki adalah makanan yang sangat cocok dimakan jika cuaca sedang dingin dengan kondisi Bandung yang seperti itu, maka kamu wajib untuk membeli makanan khas Bandung ini.

Asal usul nama Cuanki yang berati “cari uang jalan kaki” adalah cerita dari mulut ke mulut dikarenakan dulu orang menjual dengan berjalan kaki menggunakan gerobak namun seiring berkembangnya zaman, Cuanki bisa ditemukan di spot yang menetap dan gampang untuk diakses. Kamu bisa mengunjungi Cuanki Serayu yang sudah ada sejak 1990. Disini memiliki dua pilihan porsi, untuk satu porsi cuanki kamu bisa mendapatkan harga Rp.17.000 sedangkan untuk setengah porsi dihargai Rp.10.000.

Cireng

Cireng

Camilan ini berasal dari Sunda, Cireng yang berarti aci di goreng adalah makanan yang renyah dengan menggoreng bahan-bahan yang telah dicampurkan bersamaan dengan bahan utamanya yaitu tepung kanji. Cireng menjadi camilan yang melegenda karena sudah terkenal sejak tahun 80-an. Camilan ini banyak digemari karena harganya yang terjangkau dan mudah didapatkan dimana saja.

Kini sudah banyak orang melakukan inovasi terhadap Cireng, mulai dari bentuk Cireng yang beragam hingga isi cireng pun memiliki berbagai varian, mulai dari daging, sosis, bakso, teriyaki, keju, cornet, dan lain-lain. Cireng menjadi camilan yang populer di Indonesia sehingga Cireng bukan hanya ada di Jawa Barat. Kamu bisa temukan dimana saja namun pastinya akan berbeda rasanya jika kamu langsung merasakan Cireng dari daerah asalnya. 

Tempat yang bisa kamu kunjungi untuk merasakan kelezatan Cireng yaitu Cireng Kamsia dengan sajian dalam berbagai rasa kamu wajib datang kesini. Dimuali dengan harga normal Rp.13.000 per pak kamu sudah bisa mencoba makanan khas Bandung ini atau kamu bisa membeli Cireng di pinggir jalan kota Bandung sambil menikmati keindahan kota Bandungnya.

Tutut Bandung

Tutut Bandung

Tutut yang berasal dari kata Sunda yang artinya keong adalah makanan khas terakhir yang direkomendasikan ini agak terlihat ekstrim, hal itu dikarenakan Tutut Bandung merupakan olahan dari keong yang biasanya hidup di sawah. Cara pembuatan Tutut ini menggunakan bumbu pedas kemudian ditambahkan sereh dan daun salam untuk menghilangkan rasa amis keong.

Tutut juga diolah menjadi kudapan sayur kuning untuk camilan ketika sedang ada acara kumpul keluarga. Walaupun Tutut ini diambil dari daerah persawahan atau desa banyak masyarakat kota atau bahkan wisatawan yang mencoba makanan khas kota Bandung ini karena cara memakannya yang unik membuat orang penasaran yaitu dengan cara disedot atau dengan bantuan tusuk gigi agar daging Tutut keluar dari cangkangnya. Cara makan inilah yang membuat nikmat dan ketagihan yang menjadikan banyak orang ingin mencoba Tutut Bandung. 

Ketika berkunjung ke Bandung belum lengkap rasanya kalau kamu belum mencoba makanan khas ini. Untuk menemukan makanan khas ini kamu bisa ke pasar-pasar tradisional atau rumah makan Saung Bu Ai, makanan khas ini biasanya dijual dengan harga Rp.8.000 untuk satu porsi. 

Jika sekarang kamu memiliki rencana untuk melakukan tripwisata ke Bandung, wajib banget untuk kamu mencoba ulasan di atas dan jangan lupa untuk membuat list Makanan Khas Bandung yang Wajib Kamu Coba Kalau Lagi Liburan di Bandung agar liburan kamu berkesan dan tidak kebingungan untuk mencari makanan khas Bandung yang wajib kamu coba. Selamat menikmati Liburan di kota Kembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *