26 MAKANAN KHAS MAKASSAR LEZAT TERBARU 2020 YANG WAJIB DI CICIPI!

hallo sobat educatrip, Kota Makasaar yang kaya akan destinasi wisata Makassar nya juga terkenal mempunyai beraneka macam kuliner daerah, makanya ketika berlibur di Makassar jangan lupa untuk juga mencicipi makanan khas Makassar. Nah, kali ini kami akan memberikan informasi mengenai makanan khas yang ada di kota makassar yang terkenal dengan coto nya. namun ternyata banyak makanan lain yang lezat selain coto, apa saja makanan tersebut, berikut beberapa rekomendasi makanan lezat khas makassar yang wajib sobat semua cicipi

COTO MAKASSAR

coto makassar

Coto Makassar adalah makanan wajib khas kota Makassar yang tidak boleh sobat educatrip lewatkan ketika berada di Kota Daeng, karena Coto Makassar atau yang sering disebut Coto Mangkasara adalah makanan yang sangat terkenal di kota Makassar ini.

Coto mkassar adalah Makanan berkuah yang menggunakan jeroan dari isi perut sapi. Sebelum jeroan sapi dinikmati bersama kuah segar, jeroan sapi harus direbus terlebih dahulu dan dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus.

makanan khas ini biasanya dimakan bersama bursa yang dikenal dengan sebutan lapat dan lontong bersantan.

Bentuk dari burasa seperti lontong yang berukuran sedikit pipih dan diproses masak dengan cara tersendiri. Kalau ingin mencoba coto makassar langsung dari tempat asalnya, sobat educatrip bisa mendatangi warung-warung makan di sepanjang pinggir jalan kota Makassar.

SARABBA MAKANAN KHAS MAKASAR

SARABBA

Sarabba adalah minuman khas dari Makassar yang tidak boleh sobat educatrip lewatkan begitu saja. karena Selain menjadi minuman khas Makassar, sarabba juga dikenal sebagai minuman khas Gorontalo.

Saraba atau sarabba adalah minuman tradisional hangat yang bisa menyegarkan badan. Sarba terbuat dari campuran rimpang jahe, gula aren, santan, dan merica bubuk.

sarabba mempunyai cita rasa yang manis dengan sesai hangat dan pedas. Saat diminum, sarabba akan memberikan efek menghangatkan tenggorokan dan badan. Sarabba paling enak dinikmati pada malam hari. Ketika menikmati secangkir sarabba, jangan lupa untuk ditemani dengan aneka gorengan dan ubi rebus untuk melengkapinya.

SUP KONRO

SUP KONRO

Di wilayah daratan Sulawesi Selatan, sup konro menjadi sajian yang digemari banyak orang. Sup konro adalah makanan tradisional khas Makassar yang mirip dengan coto makassar.

Sup konro dibuat dari iga sapi yang direbus terlebih dahulu sebelum dinikmati agar iga sapi bisa empuk dan bisa terlepas dari tulang. Makanan yang dibuat dari bermacam-macam rempah ini biasanya  dihidangkan dengan ketupat atau burasa.

Di Makassar banyak ditemukan warung makan yang menjual menu makanan khas Makassar salah satunya sup korno ini, seperti di Jl. Daeng Tata dan Jl. Gunung Lompobattang.

Sup konro sudah bisa dinikmati hanya dengan membayar antara Rp30.000 – Rp50.000 saja.

KONRO BAKAR

KONRO BAKAR

Di Makassar Selain sup konro, ada juga konro bakar. jika sup konro iga sapinya harus direbus terlebih dahulu agar dagingnya empuk sampai bisa dilepas dari tulangnya, konro bakar iganya diolah langsung dengan cara dibakar dan kemudian disajikan.

Konro bakar sama dengan sup konro. Tulang yang masih dibalut dengan daging sapi yang sudah dibakar lalu dihidangkan bersama guyuran bumbu kacang dan kuah sup konro yang berwarna kehitaman.

Meskipun daging sapinya masih menempel di tulang, tapi bisa dengan mudah mencopotnya hanya dengan beberapa kali gigitan. Cita rasa daging sapi berpadu dengan bumbu yang meresap akan menumbuhkan kenikmatan yang spesial, apalagi jika menyantapnya bersama dengan nasi panas.

Satu lagi yang sepertinya penting untuk kamu ketahui, warna hitam dari kuah konro merupakan hasil penggunaan buah kluwek yang biasa dipakai orang Jogja untuk membuat gudeg.

PALLUBASA

PALLUBASA

Pallubasa merupakan makanan khas Makassar yang terbuat dari jeroan sapi atau kerbau. Dilihat Dari tampilannya, pallubasa sekilas mirip dengan coto makassar. Namun ketika dicicipi, ternyata pallubasa dan coto Makassar merupakan kedua jenis makanan yang berbeda.

Perbedaan antara coto makassar dengan pallubasa berada pada proses pemasakan daging dan penyajiannya. Pallubasa menggunakan jeroan yang direbus dalam waktu yang lebih lama dari coto Makassar. Setelah jeroan matang, jeroan akan diiris bersama daging sapi dan dihidangkan ke dalam mangkuk.

Untuk penyajiannya, jika coto makassar lebih sering menggunakan burasa, namun pallubasa menggunakan nasi putih yang hangat. Kuah pallubasa yang terbuat dari cukup banyak rempah memiliki rasa yang kuat dan sangat gurih.

Makanan pallubasa yang berasal dari kota Makassar ini menjadi salah satu menu wajib bagi setiap wisatawan yang sedang berlibur di Negeri Angin Mamiri ini.

PALLUMARA

PALLUMARA

Pallumara merupakan makanan khas Makassar yang sekilas terdengar mirip dengan nama kuliner pallubasa. namun dari segi bahan utama dan bumbu rempah-rempah yang digunakan memiliki perbedaan yang mencolok.

pallumara merupakan makanan berkuah khas Makassar yang bahan utamanya menggunakan daging ikan atau kepala ikan kakap merah besar.  Setelah daging ikan dimasak dan dibumbui, daging ikan dicelupkan ke dalam kuah kental yang terbuat dari kemiri.

kuah sup ikan ini dibuat dengan beragam rempah-rempah yang memberikan citra rasa yang gurih, pedas, dan asam. pallumara paling nikmat disantap bersama dengan nasi yang masih hangat.

PALU KACCI

PALU KACCI

Jika tadi ada makanan khas Makassar yaitu pallubasa dan pallumara, kali ini akan dikenalkan dengan makanan pallu kacci yang merupakan makanan khas Makassar. Mungkin sobat educatrip semua bertanya tanya dengan arti pallu dalam bahasa Makassar.

Pallu jika diartikan dalam bahasa Makassar adalah masak atau masakan dan kacci berarti asam. Jadi pallu kacci secara artinya makanan dengan cita rasa asam. Makanan khas ini juga berbentuk makanan berkuah dengan warna kuahnya yang kuning.

Pallu kacci terbuat dari bahan utamanya ikan. Biasanya orang Makassar menggunakan ikan bolu atau jika di daerah lain lebih terkenal dengan sebutan ikan bandeng.

makanan pallu kaci ini menggunakan beeberapa rempah khas Indonesia seperti asam jawa, bawang merah, bubuk kunyit, gula, garam, cabai rawit, dan tomat untuk mmebuat bumbunya. Selain bahan utama ikan dan bumbu, ada juga tambahan bahan pelengkap seperti taburan bawang goreng yang membuat makanan pallu kacci ini semakin gurih, harum, dan lezat saat dimakan.

ES PISANG IJO

ES PISANG IJO

Es pisang ijo merupakan minuman has Makassar yang berasal dari kota Daeng Makassar, Sulawesi Selatan. Minuman ini sangat mudah dijumpai di seluruh Indonesia, karena memang minuman ini digemari oleh banyak orang Karena memiliki rasa yang enak dan tampilan cantik dan unik.

Es pisang ijo menggunakan Bahan utama pisang untuk membuatnya. Pisang yang digunakan harus pisang yang masih segar. Cara membuatnya dengan membalut pisang menggunakan adonan khus yang berwarna hijau. Setelah pisang sudah terbungkus oleh adonan, lalu selanjutnya dikukus sebelum disajikan. Penyajian es pisang ijo ini biasanya bersama bubur sumsum, susu kental, es batu, dan sirup merah.

Makanan khas Makassar ini paling cocok jika disantap saat siang hari bolong yang akan menyegarkan tenggorokan.

ES PALLU BUTUNG

ES PALLU BUTUNG

Selain ada es pisang ijo, ada juga sajian yang serupa yaitu es pallu butung. es pallu butung mirip seperti es pisang ijo karena bahan utama yang digunakannya adalah pisang.

Perbedaan antara keduanya dari cara pengolahan pisangnya. Jika pada es pisang ijo, pisang dibalut dengan adonan yang berwarna hijau. Namun Pada es pallu butung, pisang yang sudah direbus akan dipotong menjadi kecil lalu kemudian disiram dengan bubur berwarna putih yang terbuat dari tepung beras dan santan.

Setelah pisang disiram dengan bubur, pada bagian atasnya akan ditaburkan es serut dan ditambahkan sirup berwarna merah dan susu kental manis.

Es pallu butung ini biasanya banyak ditemui ketika bulan Ramadhan tiba di mana banyak penjual yang membuatnya untuk para pembeli untuk berbuka puas.

NASI KUNING RIBURANE

NASI KUNING RIBURANE

Nasi kuning mungkin bukan salah satu  makanan khas Makassar karena banyak juga dijumai di daerah lain. Namun Di Makassar, ada nasi kuning khas bernama nasi kuning riburane. Nasi kuning riburane sebenarnya adalah warung nasi kuning legendaris yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lamanya.

Nasi kuning riburane memiliki citra rasa pedas, sehingga sangat cocok dengan lidah orang Makassar yang seleranya cenderung menyukai makanan bercita rasa kuat dan pedas.

Satu sepiring nasi kuning akan ditambah cukup banyak lauk yang bisa bisa membuat perut kenyang seperti telur pindang rebus, sayur labu siam, semur daging, sayur nangka, paru goreng empuk, abon, dan kering kentang.

nasi kuning riburane sudah tidak perlu diragukan lagi kelezatanya. Karena, nasi kuning yang dikelola oleh Hj. Istiah pernah mendapatkan penghargaan Makassar Most Favourite (MMF) Award Culinary pada tahun 2010 hingga 2012.

PISANG EPE

PISANG EPE

Pisang epe merupakan jajanan khas kota Makassar yang bisa ditemukan di daerah pesisir pantai. Pisang epe merupakan jajanan yang terbuat dari bahan utama pisang raja. Pisang raja yang digunakan yang belum matang dan teksturnya masih sedikit keras.

Kata ‘epe’ dalam Makassar artinya ‘jepit’. Jadi jika diartikan pisang epe berarti pisang yang dijepit.

Ada yang unik dari pembuatan pisang epe ini . karena bentuk pisang yang gepeng disebabkan oleh proses pressing. Setelah pisang digepengkan, pisang langsung dipanggang di atas bara api. Pisang yang sudah matang dipanggang selanjutnya disiram dengan berbagai topping sesuai selera.

dahulu orang Makassar menggunakan topping gula merah cair. Namun saat ini pisang bisa diberikan aneka macam topping, seperti cokelat, greentea,keju, durian, strowberry, dan masih banyak lagi.

IKAN BAKAR MAKANAN KHAS MAKASAR

IKAN BAKAR MAKANAN KHAS MAKASAR

Ikan bakar khas Makassar sudah terkenal akan kelezatannya. Makanan khas Makassar ini menggunakan ikan laut yang segar seperti papakulu, ikan bawal, ikan baronang, ikan bandeng, ikan sukang, dan ikan kaci-kaci. Sebelu proses pembakaran, ikan diberikan bumbu ringan seperti bawang putih, garam, kunyi, dan jahe.

penyajian ikan bakar khas Makassar tidak berbeda dengan penyajian di daerah-daerah lain. Ikan bakar dinikmati bersama sambal kecap pedas, dan lalapan sayur seperti kemangi, timun, dan tomat.

Untuk menambahkan rasa kenyang, tidak jarang orang Makassar menambahkan aneka sayuran seperti tumis kangkung dan tauge. Ikan bakar khas Makassar yang disantap dengan nasi putih hangat dan sambal kecap cabai akan terasa lebih nikmat apabila ditemani dengan minuman dingin seperti es jeruk atau es teh manis sebagai pelengkap.

BARONGKO

BARONGKO

Kebanyakan dari wilayah Makassar ditempati oleh orang-orang Bugis. Penyebarannya yang pesat memberikan pengaruh dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu pengaruh dari orang-orang Bugis yang tinggal di wilayah Makassar adalah barongko.

Barongko merupakan kue khas Bugis di Makassar yang terbuat dari bahan utama pisang yang dihaluskan dan dicampurkan bersama gula pasir, garam, telur, dan santan.

Adonan kue barongko yag sudah jadi akan dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang, setelah matang lalu disimpan ke dalam lemari es.

Pada zaman dahulu, makanan khas Makassar ini menjadi hidangan penutup untuk kalangan para raja Bugis dan biasanya dihadirkan dalam acara-acara adat seperti pernikahan, syukuran, dan sunatan.

SOP SAUDARA

SOP SAUDARA

Sop saudara merupakan makanan khas Makassar yang berasal dari Pangkep yang jaraknya sekitar 60km dari kota Makassar. SOP saudara ini singkatan dari (S)aya (O)rang (P)angkep Saudara.

Makanan SOP saudara yang terkenal di kota Makassar ini dibuat dari bahan dasar daging sapi yang dimakan bersama kuah lezat dan beberapa bahan tambahan pelengkap seperti bihun, perkedel kentang, dan rebus telur itik.

Sop saudara biasanya disajikan bersama dengan nasi putih dan ikan bandeng bakar. Semangkok sop saudara hanya dijual sebesar Rp25.000an rupiah.

SOP UBI

SOP UBI

Sop ubi merupakan makanan khas Makassar yang langka, karena makanan unik ini Hanya bisa ditemukan di Makassar. Sop ubi ini biasanya dihidangkan tanpa nasi.

Karena pada dasarnya, sop ubi bisa mengenyangkan dan menahan rasa lapar perut untuk beberapa jam karena ubi mengandung karbohidrat yang tinggi. Selain bisa mengenyangkan, sop ubi juga kaya akan protein yang diperoleh dari daging dan vitamin dari sayuran.

Sop ubi ini juga sama seperti sop pada umumnya. Sop ubi memiliki kuah kaldu dan menggunakan aneka macam sayuran. Selain sayuran, ada juga tambahan pelengkap lain seperti bihun, daun bawang, dan perasan jeruk nipis.

Satu hal yang harus diketahui sebelum mencicip makanan ini. Sop ubi termasuk makanan berkuah dengan kadar lemak yang cukup banyak sehingga diperlukan perasan jeruk nipis sebagai penetralisir rasanya.

Sop ubi ini bisa diperoleh dengan harga sekitar Rp20.000 per sat porsinya.

KAPURUNG

KAPURUNG

Sudah tidak asing lagi jika makanan khas kuliner makassar kebanyakan berjenis kuah. Salah satu makanan khas Makassar yang berkuahnya adalah kapurung. Makanan Kapurung pertama kalilahir di Palopo yang ketika itu dibuat oleh masyarakat desa Luwu.

Makanan Kuliner tradisional ini dibuat dari bahan utama sagu asli atau tepung sagu yang dilarutkan dalam air panas hingga menjadi adonna kental dan dibentuk menjadi bulat-bulat kecil seukuran bakso.

Adonan kapurung yang sudah dibentuk bulat-bulat seperti bakso, selanjutnya disajikan bersama dengan saus kacang dan tambahan berbagai macam sayur mayur serta daging ikan.

Beberapa sayuran yang biasa digunakan untuk mendampingi kapurung yaitu jantung pisang, jagung manis, terong, bayam, dan kacang panjang. Kuah Kapurung memiliki Cita rasa sedikit asam yang disebabkan oleh penggunaan buah patikala.

Bagi sobat educatrip yang tidak tahu, karena makanan ini berbahan dasar sagu, di tempat lain seperti Papua dan Maluku juga ada makanan sejenis kapurung dengan nama yang berbeda.

PISANG PEPPE

PISANG PEPPE

Pisang peppe merupakan makanan khas Makassar yang enak dan terkenal di Makassar, Sulawesi Selatan. Sekilas namanya mirip dengan pisang epe, tapi sebetulnya kedua jenis makanan ini berbeda.

Meskipun ada sedikit kesamaan, hanya pada bentuk pisangnya yang pipih atau gepeng karena digeprak. Namun yang membedakannya dari cara penyajianya, jika pisang epe menggunakan bahan dasar pisang raja, pisang peppe menggunakan bahan dasar pisang gepok yang masih mengkal dan muda.

Jika pisang dimasak dengan cara epe dibakar, pisang peppe digoreng seperti biasanya. Setelah pisang digoreng, lalu pisang tersebut dipipihkan dan siap disantap.

Ada yang unik dari cara menyajikan pisang peppe yaitu harus ditemani dengan sambal tomat yang pedas sebagai cocolan pisang. Perpaduan rasa manis dan pedas yang dihasilkan dari pertemuan pisang peppe dan sambal tomat menimbulkan sensasi berbeda dari menikmati pisang goreng pada biasnya.

SONGKOLO BAGADANG MAKANAN KHAS MAKASSAR

SONGKOLO BAGADANG

Saat merasa lapar dimalam hari, orang-orang Makassar biasanya akan makan dengan lauk sederhana. Makanan sederhana tersebut adalah songkolo bagadang. Songkolo atau orang-orang Bugis menyebutnya “sokko” merupakan makanan khas Makassar yang terbuat dari bahan dasar beras ketan.

Beras ketan yang biasa digunakan bisa ketan putih ataupun ketan hitam. Beras ketan yang dipilih selanjutnya dikukus hingga matang lalu disajikan bersama lauk pendamping berupa parutan kelapa yang sudah digoreng dan sepotong telur itik asin dan ikan asin.

Makanan ini mengandung kata bagadang disebabkan karena makanan ini munculnya hingga mencapai dini hari. Para penjual songkolo bagadang di kota Makassar lumayan banyak, salah satunya ada di Jl. Antang Raya yang bisa disambangi dari arah timur kota Makassar.

Songkolo bagadang menjadi sajian yang cocok untuk pengganjal perut di saat merasa kelaparan di tengah malam. Songkolo bagadang bisanya disantap langsung di warung dengan wadah piring atau dibungkus dengan daun pisang yang sudah diikat dengan gelang karet.

ROKO-ROKO UNTI DAN CANGKUNING

ROKO-ROKO UNTI

Roko-roko unti dan cangkuning merupakan kue yang mirip dengan kue barongko, karena menggunakan bahan utama berupa pisang sebagai santapannya. Roko-roko sendiri jika di artikan di Makassar berarti dibungkus, jadi kedua makanan khas Makassar ini disantap di atas bungkusan.

Bahan yang digunakan untuk membungkus makanan ini adalah daun pisang. Perbedaan dari kedua jenis makanan ini terletak pada bahan tambahan dan cara pelipatan bungkusannya saja.

Jika Roko-roko unti menyajikan pisang yang ditengahnya dilapisi dengan adonan dari tepung beras. Setelah potongan pisang sudah dibalut dengan adonan, proses berikutnya adalah membungkusnya dengan daun pisang dan melipatnya hingga menjadi bentuk persegi panjang.

Sementara cangkuning disajikan bersama parutan kelapa dan cairan gula merah yang juga dibungkus dengan daun pisang namun cara dan bentuk lipatannya berbeda dari roko-roko unti ini.

PUTU CANGKIRI

PUTU CANGKIRI

Putu cangkiri merupakan makanan warisan kuliner masyarakat bugis di Makassar yang bersejenis kue. Pada zaman dahulu, Kue putu cangkiri digemari oleh banyak orang . Namun karena perubahan zaman, sekarang kue putu cangkiri mulai sedikit diminati orang karena efek perkembangan zaman yang memengaruhi dunia perkulineran nusantara.

Untuk sobat educatrip yang belum tau, dinamakan putu cangkiri, karena mempunyai bentuk sepertiga dari ukuran cangkir.

Putu cangkiri merupakan jajanan pasar tradisional yang banyak dijual oleh pedagang kaki lima ataupun pedagang keliling. Camilan enak sederhana ini terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dicampurkan dengan beras ketan dan juga gula merah sisir.

Kue ini memiliki banyak warna ada cokelat, putih, hitam, dan hijau. Setiap Warna yang dimiliki oleh masing-masing putu cangkiri disebabkan dari penggunaan bahannya.

JALANGKOTE

JALANGKOTE

Jalangkote merupakan makanan khas Makassar yang memiliki kemiripan dari benuknya dengan kue pastel. Jika dilihat Dari segi bentuk memang terlihat sangat mirip, tapi setelah masuk ke dalam mulut, siapapun yang mencobanya langsung bisa merasakan perbedaan dari kue pastel dengan jalangkote Makassar.

Perbedaan terletak pada kulitnya. Kulit pastel memiliki ukuran lebih tebal dibandingkan jalangkote. Perbedaan lainnya juga berada pada cara penyajiaannya. jika pastel biasanya disajikan bersama cabai rawit, jalangkote dihidangkan bersama sambal cair.

Di Makassar, jalangkote menjadi makanan yang paling dikenal oleh masyarakatnya. Jalangkote ini terbuat dari adonan tepung terigu dan mentega yang berisi potongan kentang, wortel, telur, mie, bihun, dan tauge.

sebagian masyarakat Bugis juga tidak jarang menambahkan daging ayam atau sapi untuk menambah isinya. Saat bulan Ramadhan, makanan ini banyak dijual sebagai makanan untuk berbuka puasa.

GOGOSO

GOGOSO

Selain ada songkolo bagadang yang terkenal sebagai penganjal lapar dimalam hari, ada juga makanan yang sering muncul pada malam hari, yaitu gogoso atau ganggoreng nasu. Makanan ini banyak djual di warung-warung yang buka hingga malam hari atau dijual berkeliling menggunakan sepeda.

Bahan utama yang digunakan untuk membuat gogoso yaitu beras ketan yang dibungkus menggunakan daun pisang dan kemudian dipanggang di atas bara api.

Jika Dilihat dari bahannya, terilihat tidak ada perbedaan antara gogoso dengan songkolo. Namun jika dilihat dari menu pendampingnya, gogoso biasanya disajikan bersama kambu atau abon sapi.

Gogoso bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp10.000 dengan tambahan lauk lengkap. Makanan khas Makassar yang menjadi warisan kuliner nenek moyang ini bertahan lama, bahkan bisa bertahan hingga beberapa minggu.

MIE TITI MAKANAN KHAS MAKASSAR

MIE TITI

Mie titi merupakan makanan berkuah khas Makassar yang sangat populer di kota Makassar. Mie titi yang paling terkenal di kota Makassar berada  di Jalan Irian, Jalan Datuk Museng, dan Jalan Boulevard.

makanan khas Makassar ini sudah ada sejak lama. Pertama kali kuliner ini diperkenalkan oleh keturunan Tionghoa yang bernama Ang Kho Tjao pada tahun 1960 kepada anak-anaknya yang salah satunya bernama Titi.

Mie titi pada dasarnya berbentuk mie kering. Dilihat Dari segi tampilannya mungkin mie titi terlihat sama dengan mie-mie pada umumnya. namun setelah dicicip, mie titi mempunyai rasa yang jauh lebih enak dengan mie lainnya.

Mie kering yang disiram dengan kuah kental dan ditambah pelengkap sepeti udang, hati, ayam, bakso, cumi, jamur, dan sayur-sayuran menjadikan cita rasa mie menjadi lebih lezat dan sempurna.

KUE DANGE

KUE DANGE

Bagi kamu pencinta kuliner, mungkin kue dange akan terlihat serupa dengan kue pukis atau kue rangi khas kota Jakarta atau suku Betawi. Jika dilihat Dari bentuknya mungkin terlihat sama, tapi bahan dan rasa dari kue dange sangat berbeda dengan kue pukis ataupun kue rangi. Karena Kue dange memiliki tekstur yang legit dengan rasa gurih dan manis karena menggunakan campuran kelapa parut dan gula merah.

Kue ini menggunakan bahan utama tepung ketan hitam, kelapa parut, gula merah, dan garam yang menjadi adonan dan dikukus agar kue dapat tahan lama.

Setelah selesai dikukus, adonan yang sudah matang lalu dimasukkan ke dalam cetakan yang terbuat dari tanah liat untuk dibakar. Ketika sudah selesai dibkar, kue ini bisa langsung disantap dalam keadaan hangat.

BURONCONG

BURONCONG

Buroncong atau baroncong merupakan kue khas kota Makassar yang terbuat dari campuran tepung terigu, kelapa parut, santan, gula pasir, dan garam.

Dilihat dari bentuknya tidak ada perbedaan mencolok antara kue buroncong dengan kue dange yang juga sama-sama kue khas Makassar. Namun dari bahan yang digunakan, jelas berbeda. Kalau kue dange menggunakan bahan dasar tepung beras ketan, kue buroncong menggunakan tepung terigu.

Proses pembuatan buroncong sama seperti kue dange dengan proses pembakaran di dalam cetakan di atas tungku api. Yang menjadi unik dari kue buroncong adalah ketika dibakar pada cetakan yang bentuknya setengah lingkaran, adonan dibiarkan sedikit gosong agar adonannya agak mengembang. Setelah mulai mengembang, lalu ditaburi gula pasir.

CUCURU BAYAO

CUCURU BAYAO

cucuru bayao adalah makanan khas Makassar yang berasal dari daerah Pangkep. Cucuru bayao mempunai rasa manis dengan tekstur yang sangat lembut ketika digigit. Kue ini biasanya dihidangkan saat pesta-pesta gembira seperti perkawinan dan sunatan.

Dalam bahasa Makassar, cucuru artinya kue dan bayao berarti telur, sehingga jika gifabungkan menjadi kue yang berbahan dasar telur. sebenarnya ada juga bahan lain yang dipakai selain telur yaitu gula pasir dan kenari.

Kue ini memiliki bentuk bulat pipih dan berwarna kuning tua yang disebabkan dari penggunaan telur yang sangat banyak. penggunakan telur yang banyak memiliki filosofis lambang kemuliaan, kemegahan, dan keagungan dalam artian positif.

Nah sobat educatrip, itu tadi beberaa rekomendasi makanan khas Makassar yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kota Makassar. Jika sobat merasa bingung untuk memakan makanan khas Makassar yang mana yang harus dicoba, disarankan untuk sobat mencicipi ikon kuliner khas Makassar saja dulu seperti coto makassar, nasi kuning bugis, ayam goreng bugis, dan konro bakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *