11 Pantai Terpopuler di Malang yang Indah & Mempesona

Dalam hidup kita memerlukan refreshing untuk kembali mengembalikan gairah semangat pada diri kita. Nah salah satunya dengan pergi liburan, untuk pergi liburan sobat travelers semuanya tak perlu pergi ke tempat-tempat yang mahal. Pasalnya jika dengan mengeluarkan budget yang sedikit saja sudah dapat merefresh otak kita mengapa harus rela untuk mengeluarkan budget yang banyak.

Pergilah sobat travelers ke Malang, Wisata Malang bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu liburan sekalian refreshing. Di sanalah sobat travelers akan menemukan wisata-wisata yang tidak terlalu menguras kantong sobat travelers dan salah satunya adalah pantai. Dengan sobat travelers pergi ke pantai, dijamin otak akan kembali fresh. Berikut ini merupakan beberapa pantai di Malang versi educatrip yang wajib sobat travelers kunjungi.

Pantai Mbehi

Pantai Mbehi

Pantai Mbehi merupakan salah satu dari banyaknya pantai yang ada di Malang. Lokasi Pantai Mbehi ini berdekatan dengan Teluk Bidadari, jadi rasanya kurang afdol jika  sobat travelers pergi ke Pantai Mbehi tidak sekalian untuk berkunjung ke Teluk Bidadari, begitu pun sebaliknya.

Nah karena kedua wisata ini berdekatan, sobat travelers dapat menyaksikan pasir yang ada di Pantai Mbehi ini yang berwarna kecoklatan dan airnya yang begitu jernih. Pastinya mata sobat travelers akan dilelehkan dengan dua pemandangan yang indah ini.

Masyarakat sering menyebutnya Rante Wulung untuk sekitar kawasan ini. Wisata ini berada di belakang hutan lindung, sehingga membuatan wisata yang menajubkan ini seperti air yang berada di padang gurun.

Suasana yang sobat travelers rasakan ketika di Pantai Mbehi ini tentunya masih sangat asri dan damai, maka dari itu tidak heran jika banyak sekali wisatawan yang berkunjung ke pantai ini.

Ada keunikan di pantai ini, dimana keunikan ini tak dimiliki dari kebanyakan pantai yang lainnya. Dimana di Pantai Mbehi ini terdapat sebuah lubang, ketika ombak datang lubang ini akan menyemburkan air dan berbunyi seperti naga. Fenomena lubang menyemburkan air dan berbunyi inilah yang sangat ditunggu-tunggu wisatawan saat berkunjung.

Harga tiket masuk kawasan wisata Pantai Mbehi adalah Rp 10.000 per orang. Jika sobat travelers ingin lancar di perjalanan, sobat travelers juga dapat menyewa guide, untuk biaya sewa guide kurang lebih Rp 100.000. Tergantung sobat travelers nego dengan petugasnya.

Pantai Mbehi dan Teluk Bidadari merupakan padanan alam yang tiada tara, namun tentunya sobat travelers pun harus tetap berhati-hati ketika sedang menuju maupun berada di kedua wisata ini.

Pantai Balekambang

Pantai Balekambang

Pantai Balekambang merupakan pantai yang sudah lama terkenal di masyarakat. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang mengincar untuk menyaksikan pesona alam yang indah di Pantai Balekambang ini.

Pantai Balekambang ini memiliki keistimewaan dari pantai lainnya, dimana dilihat dari topografi pantai ini sering disebut dengan “Tanah Lotnya Jawa”. Tidak dipungkiri lagi bahwasannya Pantai Balekambang memiliki kemiripan dengan Tanah Lot Bali, dengan ciri khas utamanya yaitu pura dan bebatuan yang berada di atas pulau karang.

Sama dengan Tanah Lot Bali, Pantai Balekambang ini memiliki pura yang berada di salah satu karang yang ada di Pantai Balekambang.

Daya tarik lain yang ada di Pantai Balekambang diantaranya yang pertama adalah pantai ini memiliki 3 pulau yang berada di atas batu karang. Ketiga pulau tersebut yaitu Pulau Pulau Wisanggeni, Pulau Anoman dan Pulau Ismoyo, tentunya ketiga pulau tersebut sangat eksotis.

Sobat travelers dapat menginjakkan kaki ke ketiga pulau tersebut, karena di pantai ini telah tersedia jembatan beton yang memang dikhususkan untuk penghubung pantai dengan ketiga pulau tersebut.

Kemudian yang kedua adalah seperti yang sudah kita ulas di atas, dimana Pantai Balekambang memiliki pura yang mana pura ini sebagai tempat beribadah dan upacara keagamaan umat Hindu. Pura ini tepatnya berada di Pulau Ismoyo.

Selain itu, terdapat Makam Ulama yang berasal dari Yogyakarta yaitu Syaikh Abdul Jalil yang berada di dekat pantai. Pada berbagai kesempatan, banyak masyarakat yang berziarah ke makam tersebut seperti pada bulan Muharram. Sehingga dapat dikatakan bahwsannya Pantai Balekambang ini menjadi tempat yang sakral untuk dua agama yaitu Islam dan Hindu.

Ketiga adalah sebagai tempat yang cocok untuk menyaksikan sunrise maupun sunset. Sobat travelers dapat menyaksikan dengan jelas bagaimana perubahan warna langit yang begitu menajubkan tanpa terhalang dengan apapun.

Daya tarik yang keempat yaitu terdapat flying fox. Sensasi flying fox yang sobat travelers rasakan di wisata ini berbeda dari wisata lainnya. Dimana flying fox di sini akan sobat rasakan di atas bentangan lautan biru.

Sobat travelers akan bergelantungan dari Pulau Ismoyo menuju pesisir Pantai Balekambang dengan pemandangan biota laut. Tentunya hal ini akan memicu adrenalin sobat travelers sekalian. Namun flying fox ini dibuka hanya pada weekend saja.

Kelima yaitu sobat travelers dapat ngecamp di pinggir Pantai Balekambang. Sobat sekalian dapat menikmati hembusan angin yang menusuk tulang. Namun tentunya sobat travelers juga harus tetap berhati-hati pada saat ngecamp di pinggir pantai ini, dan usahakan tenda sobat travelers sekalian didirikan agak jauh dari bibir pantai.

Pantai Balekambang ini dibuka setiap hari dan 24 jam. Untuk harga tiket masuknya yaitu Rp 10.000 (weekdays) dan Rp 15.000 (weekend).

Pantai Tiga Warna

Pantai Tiga Warna

Pantai Tiga Warna merupakan pantai unik yang ada di Malang. Pasalnya keunikan pantai ini dapat kita lihat dari warna pantai yang berbeda-beda, dimana terdapat tiga warna yaitu biru, hijau dan putih. Kedalaman air laut inilah yang membuat warna pantai ini berbeda-beda.

Ombak di Pantai Tiga Warna sangat tenang, karena ombak besar yang berasal dari Samudera Hindia ini terhalang dengan adanya Pulau Sempu. Sobat travelers dapat menikmati keindahan terumbu karang di pantai ini dengan melakukan snorkeling. Pasalnya sobat travelers tidak akan bisa melakukan snorkeling di pantai Malang selain di Pantai Tiga Warna ini.

Pantai Tiga Warna ini juga berdekatan dengan pantai yang lainnya yaitu Pantai Sendang. Sobat travelers akan jelas menyaksikan pemandangan Pulau sempu, pasalnya pemandangan di Pantai Tiga Warna didominasi Pulau Sempu.

Pantai ini sangat bersih dan terjaga akan ketertibannya. Jika sobat travelers berkunjung ke pantai ini, sobat sekalian ketika menuju pantai di pintu masuk akan diperiksa barang bawaan yang khususnya berpotensi sampah yaitu makanan dan minuman.

Ketika sobat travelers hendak pulang pun akan kembali diperiksa untuk didata ulang barang bawaannya. Oleh karena itu sobat travelers harus jaga kebersihan di Pantai Tiga Warna ini, jika sobat travelers melanggar maka akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000.

Jam buka untuk wisatawan di Pantai Tiga Warna adalah pukul 05.00 – 14.00 WIB. Sobat travelers akan dikenakan biaya Rp 6.000 untuk dapat menikmati pantai ini, dan jika sobat travelers berkunjung ke Pantai Tiga Warna secara rombongan dengan jumlah 10 orang akan dikenakan biaya Rp 300.000 dengan rincian biaya Rp 100.00 (guide), Rp 150.000 (sewa lahan), dan Rp 50.000 (tiket 10 orang).

Pantai Goa Cina

Pantai Goa Cina

Awal mulanya pantai ini disebut dengan Pantai Goa Cina yaitu bermula dengan keadatangan seorang biksu Cina di pantai ini. dimana sebelumnya pantai ini dikenal dengan sebutan Pantai Rowo, namun sejak tahun 1903 berubahlah namanya menjadi Pantai Goa Cina.

Mengapa disebut dengan Goa Cina? Sobat travelers tentunya penasaran kan? Nah jadi kenapa pantai ini disebut dengan Goa Cina yaitu karena sang biksu yang tak pernah keluar dari goa, dimana sang biksu juga meninggalkan tulisan-tulisan  dengan bahasa Cina. Pada isu yang merambah pada masyarakat sang Biksu telah meninggal di goa tersebut dan menyisakan tulang-belulangnya.

Pantai Goa Cina terkenal akan keindahannya yang masih begitu alami baik pemandangannya maupun air lautnya yang begitu jernih. Angin sepoi-sepoi akan menemani sobat travelers menikmati pantai ini, ditambah lagi dengan suara deburan ombak.

Sobat travelers juga akan dihipnotis dengan keindahan pasir pantai yang berwarna putih, mata sobat travelers akan berlalu-lalang menyaksikan pemandangan pohon ketapang dan pohon cembirit seta tebing-tebing yang mengelilingi pantai.

Pada tengah pantai terdapat tiga batu karang, dimana salah satunya merupakan pulau Goa Cina atau tempat bertapa biksu Cina. Untuk dapat sampai ke pulau Goa Cina ini sobat travelers tentunya harus berhati-hati karena dengan keadaan medan yang terjal. Pulau Goa Cina berjarak 50 meter dari sisi kanan pantai.

Sobat travelers tetap harus waspada ketika mengunjungi Pantai Goa Cina, dimana pantai pantai ini termasuk dalam gugusan Pantai Selatan yang memiliki arus air laut yang begitu deras. Suara gemuruh dapat timbul di Pantai Goa Cina karena arus yang bersimpangan dari barat, selatan dan timur dimana akan bertabrakan di antara Pulau Bantengan dan Pulau Nyonya.

Sobat travelers yang ingin menikmati gemuruh angin di Pantai Goa Cina pun dapat melakukan camping. Asalkan tenda yang sobat buat, didirikan agak jauh dari bibir pantai. Apabila sobat lapar jangan khawatir, karena tersedia warung-warung di tepian pantai. Aktivitas olahraga juga dapat sobat lakukan di pantai ini seperti olahraga Sepak Bola Pantai dan Volly Pantai.

Tarif masuk ke Pantai Goa Cina adalah Rp 4.000 per orang. Sedangkan untuk biaya parkir kendaraan akan dikenakan biaya Rp 5.000 per kendaraan.

Pantai Teluk Asmara

Pantai Teluk Asmara

Pantai Teluk Asmara tak semata-mata disebut dengan Teluk Asmara, dimana terdapat latar belakangnya. Jika sobat travelers memperhatikan pemandangan di sekitar pantai ini,  yang mana dikelilingi dengan pulau-pulau kecil membentuk love. Nah dari situlah kenapa pantai ini disebutnya dengan Pantai Teluk Asmara. Hal inilah yang menjadi daya  tarik pengunjung untuk berkunjung, pasalnya Pantai Teluk Asmara ini mengingatkan pada Raja Ampat.

Walaupun berada pada pesisir Selatan Pulau Jawa, pantai ini relatif tenang untuk sobat travelers jika ingin melakukan olahraga snorkeling. Dengan olahraga snorkeling sobat travelers dapat menyaksikan pemandangan terumbu karang yang berjejer menghiasi pantai dan juga biota laut.

Tentunya sudah tidak asing lagi bahwasannya pantai sangat identik dengan sunset. Nah sobat travelers dapat menikmati gagasan surya yang hendak terbenam dengan jelas. Namun ada keindahan lainnya yang sobat travelers tidak dapatkan ketika menyaksikan sunset di pantai lainnya, dimana dengan adanya pulau-pulau kecil yang ada di Pantai Teluk Asmara ini menghadirkan siluet yang begitu mempesona.

Jika sobat travelers ingin menikmati keindahan dari Pantai Teluk Asmara lebih lama, sobat travelers dapat ngecamp di sekitaran pantai ini. perlatan camping harus sobat siapkan terlebih dahulu, karena di sini tidak tersedia tempat sewa alat camping.

Di Pantai Teluk Asmara terdapat gazebo yang berfungsi untuk meneduh. Tidak hanya itu, pantai ini dilengkapi dengan goa-goa yang mana kehadiran goa tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tarif tiket masuk pantai ini yaitu Rp 10.000 per orang. Sedangkan untuk biaya kendaraan parkir yaitu Rp 5.000 (motor) dan Rp 10.000 (mobil).

Pantai Sendiki

Pantai Sendiki

Pantai Sendiki merupakan pantai yang masih terjaga alaminya, belum banyak pengunjung yang datang ke pantai ini. Untuk sampai ke pantai ini pun sobat travelers memerlukan perjuangan.

Jika sobat travelers bosan dengan hiruk pikuk perkotaan ataupun ingin menghilangkan penat sangat cocok apabila sobat berkunjung ke Pantai Sendiki. Dengan sobat melihat pemandangan bebatuan dan hamparan pasir pantai yang berwarna putih maka hilanglah penat sobat travelers.

Pantai Sendiki berada di gugusan pesisir Pulau Jawa, oleh karena itu tidak heran jika arus dari Pantai Sendiki sendiri deras. Melihat arus pantai yang deras, kurang cocok jika sobat travelers berenang. Namun jika sekedar bermain air ataupun bercengkrama masih bisa dilakukan di pinggir pantai, tentunya sobat travelers harus tetap waspada.

 Suasana asri nan damai akan sobat travelers rasakan di sini, dengan adanya hutan lebat yang mengelilingi Pantai Sendiki menjadikan hawa di sekitaran pantai tidak terlalu panas.

Sobat travelers dapat berlama-lama di Pantai ini dengan ber-camping di sekitar pantai dan carilah spot untuk mendirikan tenda yang aman demi keselamatan sobat travelers.

 Jika sobat travelers tidak membawa peralatan camping, sobat dapat menyewa alat camping di sini yang disediakan oleh pengelola dengan biaya sewa Rp 70.000 untuk kapasitas tenda 4 – 5 orang. Namun jika sobat travelers membawa tenda sendiri, sobat akan tetap dikenakan biaya buka tenda yaitu sebesar Rp 20.000.

Pantai Clungup

pantai clungup malang

Letak Pantai Clungup ini tersembunyi, sehingga belum banyak wisatawan yang tahu keindahan yang begitu menajubkan dari Pantai Clungup. Keasriannya masih teraga jika sobat travelers menginjakkan kaki di sini.

Sobat travelers bisa melakukan snorkeling di pantai ini, kalau pun sobat tidak punya peralatan untuk snorkeling juga dapat menyewa kepada pihak pengelola pantai dengan membayar biaya sewa sebesar Rp 15.000 per orang. Dengan snorkeling sobat travelers dapat melihat pemandangan bawah laut yang tentunya mempesona.

Masih sedikitnya wisatawan yang datang ke pantai ini, bagi sobat travelers yang punya hobi berjemur juga sangat cocok berjemur di tepian Pantai Clungup. Kadangkala Pantai Clungup ini akan serasa seperti milik pribadi.

Nah tak hanya menyuguhkan keindahan alamnya saja, sobat travelers pun dapat menambah pengetahuannya terkait dengan hutan bakau. Pasalnya di kawasan Pantai Clungup terdapat wisata edukasi hutan bakau. Maka dari itu ajaklah keluarga atapun kerabat lainnya untuk berkunjung ke Pantai Clungup.

Dengan berkunjung ke Pantai Clungup, sobat travelers akan bisa menjelajah pantai-pantai lainnya yang berada di sekitar pantai Clungup yaitu seperti Pantai Gatra, Pantai Mbangsong, Pantai Teluk Asmoro dan lainnya.

Tiket masuk Pantai Clungup yaitu Rp 5.000, tentunya masih sangat terjangkau bukan sobat? Dengan tiket yang terjangkau sobat travelers sudah dapat menikmati gugusan pemandangan alam yang menajubkan di Pantai Clungup.

Pantai Gatra

Pantai Gatra

Malang tak ada habis-habisnya menyuguhkan pantai yang memiliki pemandangan yang indah. Salah satunya Pantai Gatra ini, sobat travelers akan banyak menemukan objek wisata yang seru ketika berada di Pantai Gatra diantaranya pertama adalah keindahal pulau karangnya.

Kehadiran pulau karang ini yang membuat ombak tenang, karena ombak akan terpecah di pulau karang ini. Adanya pulau karang yang berwarna hijau di Pantai Gatra mengingatkan kita pada Raja Ampat yang berada di Papua Barat. Gugusan karang di pantai ini seakan seperti kita sedang berada di Raja Ampat.

Kemudian yang kedua Pantai Gatra merupakan termasuk kawasan konservasi yang mana dilindungi, oleh karena itu pengunjung tidak bisa seenaknya membuang sampah sembarangan.

Pasir pantai di pantai ini cukup terbilang luas, jadi sobat travelers dapat bermain voli ataupun sepak bola seenaknya. Keindahan Pantai Gatra tak ada habisnya yaitu dengan adanya hutan mangrove di pantai ini. sobat travelers dapat menjelajahi hutan mangrove ini hingga sampai ke Pantai Clungup. Nah tentunya menarik bukan sobat?

Tiket masuk ke Pantai Gatra ini yaitu Rp 10.000 per orang. Jika sobat travelers membawa kendaraan, maka sobat akan dikenakan tarif parkir yaitu Rp 10.000. Nah mungkin dengan tarif parkir tersebut, bisa kita katakan mahal. Namun semua itu akan terbayarkan dengan keindahan alam yang begitu menajubkan.

Pantai Watu Leter

Pantai Watu Leter

Pantai Watu Leter ini mungkin masing terdengar sedikit asing di telinga sobat travelers, tidak seperti halnya Pantai Goa Cina. Padahal kedua pantai ini terletak berdekatan tepatnya bersebelahan. Namun kenapa Pantai Goa Cina yang lebih terkenal, karena akses menuju pantai yang mudah.

Para pengunjung akan dibuat tertarik dengan kehadiran tebing karang yang memiliki ukuran cukup besar. Gugusan bongkahan karang ini terseber di dekata bibir pantai, nah salah satunya karang yang menonjol yaitu karang dengan permukaan datar atau dalam bahasa jawa sering disebut leter.

Dengan keindahan yang begitu unik dari Pantai Watu Leter ini membuat sobat travelers akan bersemangat untuk mengalahkan medan ekstrim yang memang membutuhkan perjuangan. Tentunya backgrund foto dengan gugusan bongkahan karang ini menjadi spot foto yang sering diambil pengunjung.

Sobat travelers pun dapat mendirikan tenda di sekitar pantai. Tidak ada batasan waktu untuk sobat travelers berkunjung ke Pantai Watu Leter, pasalnya pantai ini dibuka 24 jam.

Daya tarik dari Pantai Watu Leter ini diantaranya adalah pantai yang asri, ombak yang tenang, hutan mangrove dan lokasi persinggahan penyu.

Tarif masuk Pantai Watu Leter yaitu Rp 10.000 per orang. Sedangkan untuk tarif parkir kendaraan yaitu Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika sobat travelers ngecamp di pantai ini maka akan dikenakan biaya parkir tambahan yaitu sebesar Rp 3.000.

Pantai Batu Bengkung

Pantai Batu Bengkung

Pantai Batu Bengkung merupakan mutiara indah yang dimiliki Malang. Pantai ini memiliki ombak besar karena berada di pesisir selatan Pulau Jawa, oleh karena itu tidak aman untuk berenang. Eitss sobat travelers jangan khawatir pasalnya hal tersebut dapat digantikan dengan keunikan yang hadir di pantai ini.

Keunikan yang mungkin tidak dapat sobat travelers temukan di pantai lainnya yaitu kolam renang alami. Dimana pada saat pasang di Pantai Batu Bengkung ini akan terbentuk sebuah kolam renang alami yang berada di bibir pantai.

Kolam renang ini terbentuk dengan adanya cekungan sedalam 1,5 meter, air yang terdapat di kolam ini yaitu berasal dari bawaan ombak yang menuju bibir pantai. Air tersebut tidak dapat kembali lagi ke pantai karena terhalang dengan adanya batu karang.

Kolam renang alami ini terbilang asri karena kejernihan airnya yang berwarna hijau toska. Sobat travelers dapat berenang di kolam renang alami ini ditenami dengan angin sepoi-sepoi yang tenang dan damai ditambah lagi dengan beragam ikan kecil yang berlalu-lalang. Kolam renang ini perlahan akan hilang ketika air laut surut.

Terdapat 6 daya tarik dari Pantai Batu Bengkung diantaranya adalah kolam dengan air asin alami, pemandangan sunset yang begitu indah, keindahan gugusan tebing karang, sobat travelers dapat melakukan camping, hamparan pasir putih yang memperindah pantai dan sobat travelers berwisata kuliner yaitu dengan kuliner seafood.

Tidak ada batasan untuk sobat travelers berkunjung ke Pantai Bengkung, karena jam operasional pantai ini dibuka selama 24 jam. Untuk tiket masuk pantai ini yaitu Rp 8.000 dan sobat travelers akan dikenakan biaya parkir yaitu Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Pantai Pulodoro

Pantai Pulodoro

Dengan berkunjung ke Pantai Pulodoro sobat travelers dapat melakukan banyak aktivitas. Sobat travelers penasaran aktivitas dan spot menarik apa yang sobat bisa lakukan ketika berkunjung ke Pantai Pulodoro?

Pertama yaitu Pantai Pulodori merupakan pantai yang luas dan memiliki pemandangan yang tak terbatas. Seketika sobat travelers akan terbuai dengan keindahan pantai ini begitu keluar dari area parkir.

Hembusan angin akan sobat travelers rasakan, begitupula gemuruh ombak akan terdengar di telinga. Mata kita akan jauh memandang dan dimanjakan dengan kehadiran air laut yang berwarna biru dengan paduan awan putih bagai kapas.

Sobat travelers dapat menikmati keindahan pantai dengan menaiki karang yang ada di pantai. Ombak yang begitu besar kadang kala sampai membasahi karang.  Nah tentunya sangat seru bukan menghadang ombak dari atas karang? Namun tentunya sobat travelers harus tetap berhati-hati dan wasapada ketika berada di atas karang maupun tidak.

Pantai Pulodoro ini memberikan pemandangan yang begitu menajubkan. Dimana fenomena sunset yang seperti telur ceplok dapat sobat travelers lihat secara kasap mata di pantai ini. Tentunya akan membuat sobat travelers semakin terpana dengan kehadiran warna jingga pada langit sore.

Aktivitas lain yang dapat sobat travelers lakukan di pantai ini yaitu shopping beach. Dimana istilah tersebut digunakan sebagai kata ganti untuk menjelajahi pantai. Pasalnya Pantai Pulodoro ini merupakan pantai yang cocok untuk melakukan jelajah pantai tersebut, karena pantai ini berdekatan dengan pantai yang lainnya seperti Pantai Ngledakan Ciut, Pantai Ngledakan Ombo, Pantai Kondang Rowo dan pantai-pantai yang lainnya.

Mungkin untuk pemandangan bongkahan karang terbilang sudah biasa karena banyak terdapat di berbagai pantai lainnya. Namun di Pantai Pulodoro ini terdapat juga pemandangan barisan tebing yang berjejer, dengan hadirnya barisan tebing ini mata sobat travelers akan terpana.

Nah tidak ketinggalan juga ketika sobat travelers menginjakkan kaki di pantai ini juga jangan terlewatkan untuk mengabadikan momen dengan befoto atau pun membuat vlog. Karena spot-spot yang dihadirkan di Pantai Pulodoro ini memang anti mainstream, pasalnya belum banyak orang yang mengekspos pesona keindahan dari pantai ini.

Tarif tiket masuk Pantai Pulodoro yaitu Rp 5.000 per orang. Sedangkan untuk biaya parkir kendaraan yaitu Rp 5.000 untuk motor dan Rp 8.000 untuk mobil.

Nah demikian di atas merupakan 11 Pantai di Malang yang menyugukan pemandangan yang begitu menajubkan. Untuk sobat travelers sempatkanlah untuk menjelajahi wisata alam Malang tersebut untuk melihat begitu indahnya alam semesta ini. Jangan lupa juga ajak keluarga ataupun kerabat lainnya untuk berkunjung ke sini. Enjoy your holiday dan salam travelers untuk sobat travelers semuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *