11 Destinasi Wisata Malang Hits dan Terpopuler 2020

Malang merupakan salah satu kota tua yang berada di Jawa Timur. Malang menjadi kota terbesar kedua yang ada Jawa Timur. Jika sobat travelers berkunjung ke Jawa Timur, sayang sekali rasanya jika melewatkan kota ini, pasalnya banyak sekali suguhan wisata di Malang dengan pesona keindahan yang begitu luar biasa. Berikut rekomendasi destinasi wisata malang dari educatrip.

1. Kampung Warna-Warni Jodipan

Kampung Warna-Warni Jodipan
Kampung Warna-Warni Jodipan

Kampung Warna-Warni Jodipan ini berawal dari ide mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang mana pada saat itu mereka memandang Kampung Jodipan ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kampung wisata. Dengan adanya pemikiran tersebut, akhirnya mahasiswa dari UMM tersebut mencari sponsorship dan melakukakan penggalangan dana kepada Pemkot Malang.

Fasilitas yang tersedia di kampong ini diantaranya parker kendaraan, kios-kios, toilet dan pedangan makanan-minuman. Untuk dapat masuk ke kampung wisata ini, sobat travelers perlu mengeluarkan uang untuk tiket masuknya yaitu sebesar Rp 3.000 per orang. Tiket masuk di kampung ini berbeda pada umumnya, dimana tiket dikemas secara unik yaitu dalam bentuk stiker yang tentunya hal ini menarik masyarakat untuk berkunjung.

Untuk kendaraan motor yang parkir di area parkir yang disediakan di Kampung Warna-Warni Jodipan ini dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000 per motor, untuk mobil Rp 5.000 per mobil dan untuk bus pariwisata kurang lebih Rp 15.000 – Rp 25.000 per bus. Jam buka kampong wisata ini yaitu Senin – Minggu, pukul 06.00 WIB – 18.00 WIB.

Adapun daya tarik dari Kampung Jodipan ini selain berkonsep dengan warna-warni, terdapat juga beberapa spot yang menjadi favorit ketika pengunjung datang ke kampong. Nah berikut spot foto yang ada di Kampung Jodipan, jangan sampai terlewatkan untuk berfoto di sini ya sobat travelers.

  • Jembatan Embong Brantas
  • Dinding Warna Warni
  • Lorong Payung
  • Lukisan 3 Dimensi
  • Tangga Warna-Warni

Jodipan, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur

2. Kampung Tridi

kampung tridi
kampung tridi

Bagi sobat travelers yang ingin mengunjungi museum 3 dimensi, khususnya masyarakat Jawa Timur tak perlu pergi jauh ke Bali ataupun Yogyakarta. Pasalnya Malangpun menghadirkan museum 3 dimensi yang terbuka, yang tak kalah menarik. Tepat di Kota Malang teradapat kampong yang memiliki nama Kampung Tridi, dimana di kampung ini menyuguhkan kurang lebih 80 gambar 3 dimensi yang Nampak nyala menghiasi Kota Malang.

Letaknya berdekatan dengan Kampung Jodipan, Kota Malang, namun Kampung Tridi ini juga tak kalah menarik dari Kampung Jodipan dimana terdapat banyak spot foto yang tentunya sangat instagramable buat sobat travelers semuanya. Dengan konsep 3 dimensi, nampak gambar-gambar di kampong ini terlihat lebih nyata.

Tema yang diangkat pada gambar-gambar 3 dimensi ini diantaranya tidak jauh dari hewan, alam, serta kartun. Gambar hewan yang diambil diantaranya T-Rex yang lehernya terikat, Gorilla, Ular, Burung Merak, Hiu, Paus, Singa Mengaum dan Singa Rasta. Untuk yang bertema alam diambil seperti gambar yang mana bergambar laut atau memancing. Sedangkan untuk tema kartun, tokoh kartun yang diambil diantaranya Spiderman, Patrick Spongebob, Mickey Mouse dan Hulk. Dimana tokoh kartun-kartun tersebut merupakan tokoh yang banyak dikenal anak-anak.

Masih banyak spot-spot menarik lainnya yang ada di Kampung Tridi ini, sobat travelers akan disambut ketika menelusuri gang-gang yang luasnya 3 meter dengan lidah Ilmuwan yang bernama Albert Einstein, setelah kita itu sobat travelers akan diperlihatkan dengan gambar-gambar 3 dimensi yang begitu unik.

Sobat travelers juga dapat menguji adrenalin di kampong ini, dengan mengunjungi spot foto tebing tinggi yang ada di jalanan Kampung Tridi. Tarif masuk Kampung Wisata Tridi ini relatif terjangkau, dengan membayar Rp 3.000 sobat travelers sudah dapat menikmati suguhan unik dan menarik dari kampung wisata ini.

Jl. Temenggungan Ledok, Kesatrian, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65121

3. Malang Night Paradise

Malang Night Paradise
Malang Night Paradise

Malang Night Paradise ini wajib sobat travelers masukkan ke dalam daftar tempat untuk liburan. Dengan mengusung konsep edukasi, tidak diragukan lagi banyak wisatawan yang berbondong-bondong mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Dengan replika dinosaurus yang ada, menambah keindahan semakin mempesona bagi wisatawan yang datang.

Malang Night Paradise disebut-sebut sebagai sisi romantisnya Kota Malang dimalam hari, dengan gemerlapnya lampu-lampu mengahdirkan pesona yang begitu elok dan syahdu.

Adapun untuk wahana-wahana yang dapat sobat travelers jajali diantaranya adalah:

  • Taman Lampion

Ketika sobat travelers berada di Taman Lampion ini, sobat akan merasakan seperti di negeri dongeng. Begitu indah dan memesona yang membuat pengunjung ingin berlama-lama di wahana yang satu ini. Properti yang ikut menghiasi sekitar Taman Lampion ini diantaranya adalah jamur dan angsa besar serta merak yang begitu indah dan menawan.

  • Kelopak Bunga

Wahana ini sungguh menggemaskan, pasalnya kelopak bunga yang memiliki ukuran besar ini dapat bergerak membuka dan menutuo dengan sendirinya dan memiliki cahaya yang terang.

  • Lampion Hewan

Unik lagi pada wahana yang satu ini, dimana lampionnya berbentuk hewan yang dapat bergerak sendiri mengangguk-ngangguk.

  • Light Tunel

Wahana yang satu ini hadir dengan sebuah terowongan yang terbilang elegan, dimana terdapat 77 lampu yang menghiasi sepanjang terowongan tersebut. Lampu yang ada di sini dapat berganti warna dengan mengikut alunan musik.

  • Taman Dinosaurus

Sobat travelers juga dapat berwisata sambil belajar, dimana di sini terdapat taman dinosaurus yang menyuguhkan berbagai macam replika, tentunya dapat dipelajari sobat travelers sekalian yang berkunjung. Tak cukup dengan replikasinya saja, sobat travelers pun dapat mengajaknya hewan-hewan purbakala ini untuk berbicara dan bergerak. Dengan memasukkan uang koin sebesar 5 ribu, sobat travelers dapat menunggangi punggung dinosaurus.

Berada di taman dinosaurus, berasa sedang di zaman pra sejarah dulu. Pengunjung dapat memanfaatkan berfoto di spot telur-telur dinosaurus. Nah serunya bukan main kan sobat travelers?

Ada wahana yang tak kalah seru dari wahana-wahana di atas yaitu wahana Majic Journey. Dimana di wahana ini pengunjung akan diajaknya untuk menyusuri sungai dengan keindahannya yang sangat menawan sekitar 15 menit. Dalam perjalanan menyusuri sungai, sobat travelers dapat untuk mencoba wahana lainnya juga yang tersedia di antaranya Jungle, Flower Garden, Rumah Sihir, Avatar, Kota Venesia, Thailand, Jepang, dan Pulau Kalimantan.

Harga tiket masuk Malang Night Paradise ini untuk weekday Rp 50.000, untuk weekend Rp 60.000, dan apabila sobat travelers tertarik untuk mencoba wahana Magic Journey sobat akan dikenakan biaya sebesar Rp 30.000. Jam buka wisata ini pukul 17.00 WIB – 23.00 WIB.

Jl. Graha Kencana Raya Jl. Raya Karanglo No.66, Karanglo, Balearjosari, Kec. Blimbing, Malang, Jawa Timur 65126

4. Hawai Waterpark

Hawai Waterpark
Hawai Waterpark

Sobat travelers ingin mengajak keluarga atau kerabat untuk bermain air layaknya seperti di Pulau Hawau? Nah sobat travelers sekalian tak perlu pergi jauh-jauh ke Ameraka Serikat untuk menikmatinya, pasalnya saat ini di Malang hadir waterpark yang berkonsep kepulauan Hawai. Water park ini berdiri di lahan yang memiliki luas 28 ribu meter persegi, dimana mulai dibuka untuk public pada tahun 2015 yang lalu.

Hawai Waterpark ini dengan keunggulan yang berkonsep Kepulauan Hawai, memiliki berbagai wahana dan atrakasi. Berbagai wahana dapat sobat travelers jajali, diantaranya Outbond, Waimea Stream River, Ekolu Slide, Hawai Water House, Rainbow Fall, Hula Hula Slide, Akaolu Pool, Wailele Slide dan Mavi Island.

Wahana yang menjadi unggulan di wisata Hawai Waterpark ini yaitu Waikiki Beach dan Jet Coaster Slide. Wakiki Beach adalah  kolam dengan ombak buatan yang memiliki ketinggian seperti tsunami. Tentunya ombak ini tidak main-main dengan ketinggian 3,5 meter, namun tenang saja sobat travelers. Pasalnya pengunjung akan didampingi  dengan lifeguard profesional dan disediakan peralatan keamanan yang lengkap.

Sedangkan Jet Coaster Slide merupakan water slide yang memiliki ketinggian 20 meter yang dapat memacu adrenalin pasalnya memiliki kecuraman 90 derajat dan kecepatannya mencapai 60 KM per jam. Menariknya lagi luncuran ini dilengkapi dengan warna pancaran cahaya lampu LED yang menghiasi terowongannya.

Wisata Hawai Waterpark ini sekomplek dengan Museum Ganesya. Nah dengan begitu sobat travelers dapat langsung mengeksplore dua tempat sekaligus.

Fasilitas yang ada diantaranya Musholla, toilet, ruang ganti, ATM, foodcurt, penyewaan gazebo, loker, dan ban renang. Untuk menyewa fasilitas tersebut transaksi pembayarannya dilakukan dengan system non-tunai.

Hawai Waterpark dibuka setiap hari pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB. Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 75.000 (weekday) dan Rp 100.000 (weekend).

Jl. Graha Kencana Utara V, Karanglo, Banjararum, Kec. Singosari, Malang, Jawa Timur 65153

5. Museum Brawijaya

Museum Brawijaya
Museum Brawijaya

Museum Brawijaya merupakan museum yang menyimpan banyak sejarah. Jika sobat travelers berkunjung ke museum ini, sobat dapat melakukan pemebelajaran dan pengetahuan tentang sejarah. Museum Brawijaya ini mengoleksi benda-benda sejarah hasil dari perjuangan Rakyat Indonesia dalam Agresi Militer Belanda I dan II di wilayah Malang dan sekitarnya seperti Surabaya dan Bondowoso.

Museum yang terkenal dengan gerbong mautnya ini adalah museum dengan koleksi bersenjata terlengkap yang ada di Malang. Nah dengan begitu hal ini cocok sekali buat sobat travelers yang ingin tahu tentang kondisi peperangan para pejuang Indonesia dahulu.

Terdapat beberapa ruangan pada museum ini untuk mengoleksi benda-benda bersejarah, diantaranya adalah di halaman depan merupakan taman senjata yang memiliki nama Agne Yastra Loka’. Agne bermakna api, Yastra bermakna senjata, dan Loka’ bermakna taman. Maka dari itu Agne Yastra Loka bermakna taman senjata dari api revolusi 1945. Benda-benda yang disimpan di taman ini yaitu tank buatan Jepang, Senjata Penangkis Serangan Hawa (PSU) yang disebut dengan Pompom Double Loop, Meriam 3 Inch, tank amfibi AM track, patung Jendral Soedirman.

Selanjutnya terdapat Ruang Lobi, pada ruang lobi ini berisi dua relief dan lambang-lambang kodam/kodama TNI Angkatan Darat Indonesia. Dimana pada relief pertama ini yang terletak di sebelah selatan melukiskan daerah kekusasaan Majapahit. Selain itu di relief pertama ini juga terdapat pahatan dari Perahu Hongi yaitu sebagai lambang laut yang kuat dan hari hari yang mana pahatan Raden Wijaya.

Relief kedua terletak di sebelah utara, pada relief kedua ini menggambarkan daerah-daerah yang pernah disinggahi oleh pasukan Brawijaya dalam rangka melaksanakan tugasnya.

Kemudian pada ruang koleksi I, ruangan ini menyuguhkan koleksi benda-benda perang pada tahun 1945-1949.  Menariknya lagi di museum Brawijaya ini terdapat koleksi mobil seda De Soto yang mana merupakan mobil buatan DE SOTOSA USA. Mobil ini pernah digunakan oleh Kolonel Soengkono.

Sedangkan pada ruang koleksi II merupakan ruang koleksi benda-benda perang pada tahun 1950-1976. Selain mengoleksi benda-benda perang, di museum ini juga terdapat perpustakaan. Dimana di perpustakaan ini terdapat koleksi dokumen perjuangan TNI, profil-profil, karya-karya umum, buku-buku literature, rujukan yang berkaitan dengan pengabdian terhadap TNI serta laporan-laporan.

Diantara koleksi-koleksi yang ada di museum ini, terdapat salah satu koleksi yang lebih terkenal pada masyarakat yaitu Gerbong Maut. Gerbong maut ini merupakan icon dari museum ini yang mana menarik perhatian masyarakat. Dimana dibalik gerbong maut ini tersimpan cerita terkait para pejuang yang menyedihkan.

Terdapat koleksi lain yang tak kalah menarik yaitu Perahu Segigir. Dimana perahu segigir ini merupakan bukti sejarah kemerdekaan bangsa ini yang tak ternilai harganya.

Harga tiket masuk Museum Brawijaya ini sebesar Rp 3.000 per orang. Buka setiap hari, pukul 08.00 – 14.30 WIB (senin-kamis), pukul 08.00 – 11.30 WIB (jumat), dan pukul 08.00 – 13.00 WIB (sabtu-minggu).

Jl. Ijen No.25 A, Gading Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65115

6. Wendit Waterpark Malang

Wendit Waterpark Malang
Wendit Waterpark Malang

Wendit Waterpark Malang merupakan wisata air yang sudah legendaris di Malang sehingga sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Wisata ini ditujukan untuk berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa sekalipun orang tua.

Pada mitos yang beredar pada waterpark ini yaitu dapat memberikan kesan awet muda dengan membasuhkan air pada mukanya. Mitos ini dipercaya oleh masyarakat, bahkan air pada wisata ini juga mempunyai manfaat untuk kesehatan.

Wisata ini dikonsep dengan nuansa alam dengan adanya pohon-pohon besar yang mengelilinginya.  Selain itu sobat travelers dapat melihat kera-kera yang bergaungan ketika berenang, nah seru bukan?

Wahana yang teradapat pada waterpark ini beragam diantaranya adalah

  • Kolam Renang

Kolam pada waterpark ini beragam mulai dari kedalaman rendah sampai kedalaman yang paling dalam. Dimana kedalaman tersebut sengaja disuguhkan untuk berbagai kalangan.

  • Water Technology

Wahana ini merupakan kolam dengan memanfaatkan teknologi modern. Terdapat jenis dua water technology diantarany adalah kolam arus dan kolam gelembung. Pada kolam arus sobat travelers dapat menanjakkan dengan bersantai di atas ban pelampung. Ban pelampung ini dapat sobat travelers sewa dengan biaya yang terjangkau. Kolam gelembung, di sini sobat travelers dapat menikmati sensasi butiran-butiran gelembung. Tarif dari wahana ini yaitu Rp 15.000.

  • Perahu Dayung

Pada wahana ini teradapat dua jenis perahu dayung yaitu perahu dayung sedang dan perahu dayung kecil. Tarifnya yaitu Rp 20.000 / jam (perahu dayung sedang) dan Rp 15.000 / jam (perahu dayung kecil).

  • Sepeda Air

Wahana ini berbeda pada umumya, jika pada umumya sobat travelers bermain sepeda di darat, di wisata ini hadir sepeda yang dapat sobat travelers mainkan di permukaan air. Tarifnya sebesar Rp 10.000.

  • Fishes Park

Sobat travelers disuguhkan berbagai jenis ikan, di wahana ini selain sobat travelers melihat ikan-ikan juga dapat sambil belajar. Tarif dari wahana ini Rp 15.000.

  • Galeri IPTEK

Wahana ini merupakan galeri yang berisi tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Suasana belajar akan lebih terasa ketika sobat travelers berada pada wahana ini. Di wahana ini sobat travelers diminta tarif sebesar Rp 15.000.

  • Worm Coaster

Sama halnya dengan halilintar, di wisata ini pengunjung sangat antuasias untuk mencoba walaupun pada dasarnya para pengunjung tegang akan sensinya tetapi akan terbayar dengan keseruannya.

  • Bom-Bom Car

Wahana ini ditujukan untuk semua kalangan, dimana pada wahana ini terdapat beberapa mobil layaknya seorang pembap, sobat travelers dapat berlatih di wahana ini. Tarifnya yaitu Rp 10.000.

  • Carousel

Carousel merupakan nama lain dari komedi putar. Sobat travelers dapat menikmati suasana yang ada di sini sambil mengabadikan moment. Dengan membayar Rp 15.000 sobat sudah dapat menikmati wahana ini.

  • Salon dan Spa

Nah tempat ini sangat cocok buat sobat travelers setelah menikmati berbagai wahana. Dimana sobat travelers dapat istirahat di wahana ini dengan sambil pijit, ataupun menata rambut sobat travelers agar terlihat lebih menawan.

Fasilitas yang ada di wisata ini diantaranya Musholla, gazebo, toilet, loker, shower, kamar mandi, ruang ganti, dan kantin. Wendit Waterpark Malang ini buka setiap hari pukul 07.00 – 17.00 WIB. Untuk harga tiket masuk Rp 10.000 (anak-anak) dan Rp 15.000 (Dewasa).

Jl. Raya Wendit Tim., Lowoksoro, Mangliawan, Kec. Pakis, Malang, Jawa Timur 65154

7. Candi Badut

Candi Badut
Candi Badut

Candi Badut merupakan salah satu candi tertua yang ada di Malang, Jawa Timur. Dimana candi ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Panjuruhan, Kota Malang. Usia dari Candi Badut diperkirakan sudah lebih dari 1.400 tahun.

Candi Badut ditemukan pada tahun 1921, pada saat ditemukan bentuk dari candi ini tak beraturan yang mana berupa gundukan reruntuhan batu bercampur tanah.  Candi Badut kembali dibangun pada tahun 1925-1927 di bawah pengawasan B. De Haan yang mana berasal dari Jawatan Purbakala Hindia Belanda.

Suasana dari Candi Badut sendiri terasa asri dan damai, pasalnya di sekitaran candi ini pemandangannya hijau yang dikelilingi dengan pepohonan. Sobat travelers tentunya dapat berfoto dengan latar belakangnya diambil Candi Badut yang memiliki nilai budaya tinggi.

Candi ini berbeda dari candi-candi lain yang ada di Jawa Timur, artinya candi badut memiliki keunikan tersendiri. Dimana jika melihat candi di Jawa Timur pada umumnya dibangun menggunakan batu bata merah, sedangkan candi badut ini dibangun menggunakan batu andesit.

Keunikan yang lainnya juga terdapat pada candi badut ini yaitu pada pahatan kalamakara yang menghiasi  ambang pintu pada candi. Dimana pada umumnya candi di Jawa Timur, relief kepala pada candi lengkap dengan rahang bawah. Namun kalamakara pada candi ini dibuat tanpa adanya rahang bawah. Hal tersebut membuat candi badut mirip dengan candi-candi yang ada di Jawa Tengah, seperti candi di Dieng.

Pada Dinding candi tampak hiasan relief burung berkepala manusia seta peniup seruling. Selanjutnya pada keempat sisi candi juga tampak relung yang dihiasi bunga serta burung berkepala manusia. Di sisi utara dinding luar, tampak terdapat arca Durga Mahisasuramardini yang nampaknya terlihat rusak. Jam buka wisata candi badut ini pukul 08.00 – 15.00 WIB.

Jalan Candi 5D, Karangwidoro, Dau, Doro, Karangwidoro, Kec. Dau, Kota Malang, Jawa Timur 65146

8. Kampoeng Heritage Kajoetangan

 Kampoeng Heritage Kajoetangan
Kampoeng Heritage Kajoetangan

Kampung Heritage merupakan perkampungan yang dikonsep dengan gaya masa lalu, nuansa kuno pada kampung ini sangat terasa sekali. Kampung Heritage ini mencangkup tiga RW yang diantaranya adalah RW 01, RW 09, dan RW 10. Nah luas bukan sobat travelers? Jika mengacu pada peta, teradapat kurang lebih 30 titik wisata yang dapat sobat travelers kunjungi. Namun tak semuanya rumah kuno, karena tersebar dibeberapa area dengan nuansa yang berbeda.

Pada Kampung Heritage ini terdapat beberapa rumah kuno mungkin kurang lebih ada 10 rumah. Uniknya pada setiap rumah ini memiliki nama lengkap disertai dengan penjelasannya. Nah sobat travelers dapat menemukannya seperti Rumah Penghulu yang mana telah ada sejak tahun 1920, kemudian ada juga Rumah Jengki dan Rumah Paling Tua yang telah berdiei sejak tahun 1870. Rata-rata rumah tersebut masih bergaya Belanda dengan atap perisai dan atap pelana. Keunikan yang lainnya sobat travelers dapat memanfaatkan spot foto yang tersedia dan khususnya menarik.

Jika sobat travelers merasa lelah ataupun lapar dan butuh istirahat, sobat travelers bisa mampir dulu ke tempat makan ataupun warung kopi yang ada di setiap gang. Dan hal ini sobat travelers harus tahun, makanan yang ada di Kampung Heritage ini murah sobaaat.

Pada perjalanan menuju pintu keluar sobat travelers akan dibuat terpana, pasalnya pada perjalanan menuju pintu keluar ini disambut dengan mural dinding yang estetik, jelas terlihat penuh pada dinding-dinding yang ada.

Jika sobat travelers merasa belum capek bolehlah sobat mampir ke rumah foto dan barang-barang antic. Bisa dibilang tempat ini merupakan tempat favorit para pecinta barang antik. Sekaligus bagi sobat travelers yang suka berfoto ala ventige bisa mampir juga. Benar-benar sangat instagramable banget sobat kawasan Kawasan Kampung Heritage ini.

Jl. Jend. Basuki Rachmat Gg. VI, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

9. Kampung Biru Arema

Kampung Biru Arema
Kampung Biru Arema

Sesuai dengan namanya yaitu Kampung Biru Arema di setiap sudut perkampungan ini berwarna biru. Kampung ini diresmikan pada tahun 2018. Dari omongan masyarakat yang terdengar proyek dari kampung ini menghabiskan 15 ton cat warna biru. Kampung ini berdekatan dengan Kampung warna-warni Jodipan. Jadi sobat travelers bisa sekalian mampir ke Kampung warna-warni Jodipan ketika berkunjung ke Kampung Biru Area.

Di Kampung Biru Arema ini terdapat sekitar 500 rumah dengan cat warna biru, dari samping jalan sobat travelers sudah dapat menyaksikan pemandangan biru pada kampung ini. Tentunya jika sobat travelers berfoto di kampung ini akan terlihat instagramable banget sobat.

Terlihat lukisan mural singa yang merupakan lambang gagahnya tim sepak bola Arema ini. Selain itu terdapat juga lukisan mural lambang yang memiliki makna tersirat untuk supporter. Harga tiket masuk ke Kampung Biru Arema ini juga terbilang terjangkau sobat yaitu Rp 2.500 – 5.000. Tentunya kampung ini tak kalah menarik dengan Kota Biru yang ada di Chefchaouen di Maroko kan sobat? Nah untuk itu jangan sampai terlewatkan berkunjung kesini sobat.

Kiduldalem, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

10. Lembah Tumpang Resort

Lembah Tumpang Resort
Lembah Tumpang Resort

Lembah Tumpang Resort merupakan resort yang memiliki keunikan dan  keantikan, yang mana pada resort ini terdapat hiasan arca dan bangunan khas kerajaan majapahit. Resort ini sering dikunjungi keluarga untuk camping ground, photoshoot, atapun wisata alam. Sobat travelers dapat menemukan kurang lebih 1800 arca tiruan di resort ini yang mana dibuat untuk hiasan.

Tentunya jika sobat travelers berkunjung ke wisata ini, sobat dapat menikmati pesona keindahan dan keantikan corak kerajaan majapahit. Selain itu sobat juga sekalian menikmati hawa sejuk dari Malang yang asri nan damai.

Nah di resort ini terdapat kolam renang, dengan pesona pemandangan hijau damai. Memasuki resort antik ini sobat travelers perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 50.000. Jika sobat travelers ingin menginap disini, resort ini menyediakan tempat penginapan namun khusus untuk hari jumat dan sabtu saja sobat.

Jl. Slamet Gg. Gumuk Agung, Glanggang, Slamet, Kec. Tumpang, Malang, Jawa Timur 65156

11. Pinus Café, Ledok Ombo

Pinus Café, Ledok Ombo
Pinus Café, Ledok Ombo

Malang kembali menambah daftar wisatanya dengan hadirnya wisata hits yang satu ini yaitu Pinus Café, Ledok Ombo. Wisata ini merupakan café yang di konsep dengan nuansa alam, sangat cocok buat kalian para sobat travelers nongkrong bersama keluarga ataupun kerabat yang lainnya.

Nah tentunya banyak yang dapat sobat travelers lakukan jika mengunjungi wisata ini, diantaranya adalah nongkrong dan ngopi di café, camping, flying fox, bike park, hammock, hunting foto, dan masih banyak yang lainnya.

Adapun fasilitas yang tersedia di Pinus Café, Ledok Ombo ini diantaranya adalah:

  • Sewa tenda : Rp 40.000
  • Jasa mendirikan tenda            : Rp 10.000
  • Sewa Sleeping Bag                  : Rp 10.000 / orang
  • Kayu Bakar                              : Rp 20.000 / ikat
  • Musholla
  • Warung makan
  • Toilet

Harga tiket masuk wisata ini yaitu Rp 5.000, nah sangat terajangkau kan sobat? Maka dari itu jangan sampai terlewatkan untuk berkunjung ke wisata ini.

Desa Poncokusumo, Dusun III, Poncokusumo, Malang, Jawa Timur 65157

Nah demikian merupakan 11 wisata yang ada di Malang, tentunya seru bukan jika sobat travelers melakukan trip wisata yang ada di Malang ini. Jangan lupa untuk ajak keluarga, teman, pasangan atapun kerabat lainnya untuk menjelajahi wisata Malang sobat. Selamat berlibur sobat, salam travelers.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *